Inisiasi Digitalisasi Pertanian: Polres Purworejo tingkatkan Panen Raya Jagung Kuartal III dengan Bantuan Drone dan Harvester

Purworejo, – Upaya menjaga stabilitas dan ketahanan pangan di Purworejo menunjukkan hasil nyata. Kepolisian Resor (Polres) Purworejo pagi ini, Selasa (28/10), sukses melaksanakan panen raya jagung Kuartal III di lahan seluas satu hektar di Desa Kalimiru, Kecamatan Bayan.

Kegiatan panen ini merupakan puncak dari program penanaman yang telah dimulai sejak awal Juli 2025, yang melibatkan kolaborasi erat antara Polres Purworejo, Pemerintah Kabupaten Purworejo, Pemerintah Desa, dan Kelompok Tani Kalimiru.

Acara dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., dan dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda, termasuk Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Inf. Imam Purwoko, S.E., M.H.I., Kepala Dinas PUPR, Kepala Bulog Purworejo, serta Kepala Desa Kalimiru Agung Yuli Priatmoko.

Sebelum panen jagung jenis Pioner P27 dimulai, kegiatan utama diawali dengan peluncuran (Louncing) operasional Mesin combine harvester jagung yang kini dimiliki oleh Desa Kalimiru. Setelah peluncuran, panen dilakukan secara simbolis oleh jajaran Forkopimda Purworejo, kemudian dilanjutkan secara massal oleh Kelompok Tani setempat.

Panen kali ini diklaim maksimal berkat kolaborasi yang kuat dan penggunaan teknologi pertanian modern. Proses penanaman dan perawatan didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, serta peralatan modern seperti traktor, alat penyiram pupuk dan obat menggunakan mesin drone, hingga pemanfaatan Mesin combine harvester untuk pemanenan.

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi ini, sekaligus memberikan catatan terkait hasil panen.

Dengan diinisiasi oleh Kapolres Purworejo dengan Kades Kalimiru untuk memodernisasi produksi jagung mulai dari pengolahan lahan menanam bibit, merawat tanaman sampai dengan memanen jagung dengan menggunakan teknologi modern yang saat ini telah dimiliki membawa dampak hasil panen yang membanggakan.

Mekanisasi yang diinisiasi oleh Kapolres Purworejo tersebut mampu menambah hasil panen di Desa Kalimiru karena semua kegiatan dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien dengan penggunaan alat yang lebih modern.

Untuk hasil panen, karena ini musim hujan, kadar air jagungnya masih banyak ssn perlu proses pengeringan lagi sebelum dikirimkan ke Gudang Bulog, jelas Kapolres.

Sementara itu, Kepala Desa Kalimiru Agung Yuli Priatmoko mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai kunci keberhasilan.

“Pencapaian ini berkat kolaborasi masyarakat, kades se-Bayan, dan Forkopimda Purworejo. Semoga momen ini bisa menjadi sebab perubahan dan kemajuan pertanian di Kabupaten Purworejo,” harapnya.

Hasil panen jagung ini direncanakan akan disalurkan langsung ke Bulog untuk memperkuat stok dan menjaga stabilitas pangan daerah. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan warga dalam upaya menjaga ketahanan pangan lokal.

Sambut HUT Humas ke-74, Polres Purworejo Gelar Donor Darah, Puluhan Kantong Darah Disumbangkan

PURWOREJO – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menggelar kegiatan donor darah massal. Aksi sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-74 yang jatuh pada tahun ini.

Kegiatan donor darah tersebut berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di gedung KPPN Refreshing Corner KPPN Tipe A 2 Purworejo.

Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan ini. Turut hadir mendampingi Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito, S.H., dan Kasi Humas Polres Purworejo AKP Ida Widastuti, S.H., M.A.P, serta karyawan dari KPPN Tipe A 2 Purworejo.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Polres Purworejo, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purworejo, dan KPPN Tipe A 2 Purworejo.

AKBP Andry Agustiano menyatakan bahwa kegiatan donor darah ini adalah wujud kepedulian Polri, khususnya Polres Purworejo, terhadap sesama.

“Di momen peringatan HUT Humas Polri ke-74 ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti untuk membantu sesama yang membutuhkan,” ujar Kapolres di sela-sela kegiatan.

Total peserta yang antusias mendaftar mencapai 58 orang, menunjukkan tingginya semangat solidaritas. Peserta terdiri dari 30 personel Polres Purworejo, 16 personel KPPN Tipe A 2 Purworejo, serta 6 orang dari elemen masyarakat umum dan pengemudi ojek online (ojol).

Kasi Humas Polres Purworejo, AKP Ida Widastuti, S.H., M.A.P, menambahkan bahwa sinergi dengan KPPN dan PMI ini diharapkan dapat terus berlanjut.

“Kolaborasi ini membuktikan bahwa Humas Polri tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi motor penggerak kegiatan sosial yang bermanfaat langsung bagi publik,” tutupnya.

Seluruh kantong darah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya akan diserahkan kepada PMI Kabupaten Purworejo untuk memenuhi stok darah dan membantu pasien yang membutuhkan.

Bahu Membahu Tni-Polri Padamkan Kebakaran Komplek Kodam Lama

Purworejo,- Kebakaran melanda di komplek Kodam Lama Jayapura, Papua, personel Polri bahu membahu bersama TNI untuk memadamkan kebakaran, Senin (6/10), yang juga merambat ke pemukiman warga.

Polri menyatakan bergerak cepat untuk menangani peristiwa tersebut. Direktorat Samapta Polda Papua mengerahkan satu unit Armoured Water Cannon (AWC) beserta personel Patroli Presisi Tombak Kancil 5.0 menuju lokasi kebakaran.

Tidak lama , satu unit AWC dari Brimob dan satu lagi dari Polresta Jayapura Kota menyusul, sehingga total ada tiga unit AWC yang diterjunkan.

Ketiganya melakukan pemadaman dari beberapa sisi secara terkoordinasi dengan prajurit TNI di dalam kompleks. Kehadiran unit AWC untuk menahan laju api sebelum menjalar lebih luas ke blok rumah lainnya.

Selain itu, petugas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura juga mengoperasikan tiga unit mobil damkar, dibantu delapan water supply untuk memastikan tekanan air tetap stabil selama proses pemadaman. Dengan tambahan unit pemadam kebakaran ini mempercepat pendinginan titik-titik bara yang sulit dijangkau, serta mencegah api kembali menyala saat arah angin berubah.

Titik Api pertama terlihat pukul 09.10 WIT dan sekitar satu jam kobaran api berhasil dijinakkan. Proses pendinginan dilanjutkan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Keberhasilan pemadaman ini merupakan hasil nyata dari kolaborasi cepat antara Polri dan TNI yang bergerak dalam satu komando terpadu di lapangan. Para petugas bekerja bahu membahu untuk menaklukkan api yang sempat mengancam permukiman lebih luas.

Polri pun memastikan tidak ada ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, data lapangan sementara mencatat 19 hingga 22 unit rumah hangus terbakar, dengan estimasi kerugian mencapai miliaran rupiah.

Aparat kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi dan memulai proses penyelidikan bersama dengan Pomdam XVII/Cenderawasih untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Siaga Penuh Bencana: Polres Purworejo Cek Kesiapan Personel dan ‘Senjata’ Penolong

PURWOREJO – Mengantisipasi potensi bencana alam di wilayahnya, Polres Purworejo melaksanakan pengecekan komprehensif terhadap seluruh peralatan penanggulangan bencana dan kesiapan personel. Kegiatan ini dilakukan pada Senin siang (29/09), sebagai upaya memastikan respon cepat dan tepat saat dibutuhkan masyarakat.

Pengecekan dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K, M.SI., didampingi oleh Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito, S.H., serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo.

Personel dan Peralatan Dinyatakan Siap Tempur
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengetahui kesiapsiagaan baik dari segi sumber daya manusia maupun inventaris logistik. Beberapa peralatan penting yang diperiksa meliputi perahu karet, gergaji mesin (chainsaw), alat pemotong ranting, mobil siaga Sabhara, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Hasil dari pengecekan tersebut sangat memuaskan. Kapolres Purworejo menyatakan bahwa personel dan seluruh peralatan berada dalam kondisi baik dan siap digunakan untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana alam.

Dalam keterangannya, AKBP Andry Agustiano menekankan pentingnya kesiapsiagaan institusi Polri dalam fungsi kemanusiaan.

“Kesiapsiagaan adalah kunci. Pengecekan ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa seluruh ‘senjata’ penolong dan personel kami dalam kondisi prima. Kami harus siap 24 jam untuk hadir di tengah masyarakat saat situasi darurat bencana. Peralatan adalah tangan panjang kami di lapangan, dan alhamdulillah semuanya baik dan siap digunakan.”

Selain memastikan kesiapan internal, Kapolres Purworejo juga menyampaikan himbauan penting kepada seluruh masyarakat:

“Kami menghimbau masyarakat Purworejo untuk selalu waspada dan proaktif terhadap potensi bencana, khususnya saat musim penghujan. Kenali risiko di lingkungan masing-masing. Laporkan segera kepada aparat terdekat—Polri, TNI, atau Pemerintah Desa—jika melihat tanda-tanda atau kejadian bencana. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama, utamakan evakuasi diri dan keluarga. Mari kita jaga lingkungan bersama-sama agar terhindar dari musibah.”

Kegiatan ini menegaskan komitmen Polres Purworejo untuk menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana dan perlindungan masyarakat.

IPTU Yanuar Triatmaja, Polisi Sekaligus Pelatih Kempo yang Berdedikasi untuk Prestasi Anak Bangsa

Purworejo – Di balik tugasnya sebagai aparat penegak hukum, IPTU Yanuar Triatmaja, S.H., yang menjabat sebagai Pj Kasubag Dalpers Bag SDM Polres Purworejo, memiliki peran lain yang tak kalah penting dalam dunia olahraga. Ia adalah Wakil Ketua Perkemi (Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia) Kabupaten Purworejo dan seorang pelatih kempo yang telah melahirkan banyak atlet berprestasi.

Sejak duduk di bangku SMP, IPTU Yanuar sudah menekuni seni bela diri Shorinji Kempo. Dedikasinya tak pernah surut hingga kini ia berhasil mencapai tingkatan sabuk hitam 2 DAN.

Shorinji Kempo merupakan bela diri yang berasal dari Jepang yang memiliki filosofi diantaranya kekolahragauatan tanpa kasih sayang adalah Kezaliman dan kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan, dari filosofi tersebut Iptu Yanuar mulai mengajari bela diri Kempo bukan saja kekuatan diri saja tapi juga kasih sayang sesama manusia

Kecintaannya terhadap kempo mendorongnya untuk terus berbagi ilmu kepada para kenshi muda, terutama di Dojo SMK Penabur, tempat anak-anak didiknya akrab memanggilnya “Senpai Yanuar.”

Sebagai pelatih, ia bukan hanya membimbing teknik dan strategi bertanding, tetapi juga membentuk mental juara bagi para atletnya selain itu juga memberikan nasihat jangan sampai melanggar aturan pemerintah dan jauhi narkoba.

Hasilnya, banyak kenshi binaannya yang menorehkan prestasi membanggakan bagi Kabupaten Purworejo.

Beberapa di antaranya adalah Frizon Danzel yang meraih medali perak di POPDA 2023 dan mewakili Jawa Tengah di POPNAS Sumatera Selatan. Kanza dan Nada turut menyumbangkan dua medali perunggu pada PORPROV cabang olahraga Shorinji Kempo.

Sementara itu, pada POPDA Provinsi 2022, Abdel dan Nada juga berhasil meraih dua medali perunggu. Selain itu, banyak lagi prestasi di berbagai kejuaraan nasional yang dicetak oleh para atlet asuhannya, mulai dari tingkat pemula hingga remaja.

Namun, yang membuat IPTU Yanuar semakin dihormati bukan hanya keberhasilannya melahirkan atlet-atlet berbakat, melainkan juga ketulusannya dalam mendukung mereka.

Tak jarang, ia harus merogoh kocek pribadi untuk membantu kebutuhan anak-anak didiknya, mulai dari biaya latihan hingga pendampingan saat bertanding di kejuaraan tingkat provinsi seperti POPDA dan PORPROV Jawa Tengah.

Dedikasi IPTU Yanuar dalam membina generasi muda di bidang olahraga bela diri tidak hanya mencetak atlet berprestasi tetapi juga membentuk karakter tangguh dan disiplin bagi para kenshi muda. Kiprahnya menjadi bukti bahwa di balik seragam kepolisian, ada sosok pembina yang peduli terhadap perkembangan anak-anak bangsa melalui jalur olahraga.

Sinergi TNI-POLRI dan Petani: Polres Purworejo ‘Panen’ Dukungan Swasembada Pangan 2025

PURWOREJO – Jajaran Polres Purworejo bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo melaksanakan panen raya jagung secara serentak Kuartal III. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan aktif TNI-POLRI terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Pemerintah hingga tahun 2025.

Panen raya yang dilakukan di lahan seluas dua hektar di Dusun Magelangan, Desa Majir, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, ini berlangsung pada Sabtu (27/9/2025).

Dukungan Penuh untuk Ketahanan Pangan

Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K, M.SI., menyatakan komitmen penuhnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Kami sangat mendukung ketahanan pangan nasional sebagai wujud nyata kerjasama TNI-POLRI dan pihak terkait untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar AKBP Andry Agustiano di lokasi.

Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penyemangat bagi seluruh pihak, khususnya petani. “Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai penyemangat untuk terus menanam, terus memanen, dan terus menjaga negeri ini melalui pertanian yang mandiri dan berdaya tahan tinggi,” tegasnya.

Optimalisasi Lahan Kering dan Varietas Unggul

Lahan yang dipanen ini merupakan tanah bengkok desa, tepatnya milik Kaur Keuangan dan Bondo Desa (aset desa), yang dimanfaatkan secara optimal untuk penanaman jagung saat musim kemarau. Varietas jagung yang dipanen meliputi jenis unggul P.27, P.40, dan Bisi.16, yang mencapai usia panen antara 100-105 hari.

Sebelum panen secara fisik, Kapolres Purworejo beserta jajaran terlebih dahulu mengikuti zoom meeting Panen Serentak di beberapa wilayah Indonesia yang dipimpin langsung oleh Bapak Kapolri. Acara ini menunjukkan bahwa kegiatan panen raya di Purworejo adalah bagian integral dari gerakan nasional yang lebih besar.

Dihadiri Pejabat dan Tokoh Lokal

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan Bupati Purworejo, Wiyoto Harjono, S.T., PLT (Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Pwr), Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito, S.H., PJU Polresta Purworejo, Kepala Bulog Purworejo (Muhammad Ihsan Surodilogo, M.Si.), Camat Kutoarjo Nur Huda S.SSTP., M.IP, serta jajaran Muspika Kutoarjo, PPL, Kepala Desa Majir, dan warga masyarakat setempat.

Panen raya ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan sebuah aksi nyata untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan lokal, sekaligus membuktikan bahwa sinergi antarlembaga dapat menciptakan dampak positif dan berkesinambungan bagi masyarakat.

Polres Purworejo Lakukan Diversi Kasus Kerusuhan Mako Brimob Kutoarjo, Prioritaskan Masa Depan Anak

PURWOREJO – Pada hari Kamis, 25 September 2025, bertempat di Auditorium Polres Purworejo, terselenggara sebuah kegiatan yang sarat dengan makna kemanusiaan, yakni diversi terhadap dua orang anak yang sebelumnya terlibat dalam aksi anarkis berupa penyerangan dan perusakan di Mako Brimob Kompi 4 Yon C Kutoarjo, Polsek Kutoarjo, serta Pos Lantas Simpang 4 Kutoarjo.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar proses hukum, tetapi juga sebuah ikhtiar bersama untuk mengembalikan masa depan anak-anak tersebut agar tetap berada di jalur yang benar, jauh dari tindak pidana dan perbuatan negatif.


Acara tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh keseriusan, dihadiri oleh unsur penting dari jajaran kepolisian, antara lain Kasat Reskrim, KBO Reskrim, Kanit PPA beserta anggota, Danki Brimob, serta penanggung jawab Pos Lantas Simpang 4 Kutoarjo.

Kehadiran mereka mencerminkan sikap tegas sekaligus bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan hukum yang melibatkan anak. Tidak hanya itu, orang tua/wali dari kedua anak, Kepala Desa dari tempat tinggal masing-masing, serta pihak sekolah juga hadir, memberikan dukungan moril sekaligus menunjukkan kepedulian bersama untuk membina dan membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.


Dalam jalannya proses diversi, pihak kepolisian secara rinci memaparkan kronologi kejadian, kerugian yang ditimbulkan, serta dampak sosial yang lahir dari perbuatan tersebut. Penjelasan ini diberikan tidak semata-mata untuk menegur, melainkan untuk membuka kesadaran kedua anak agar memahami konsekuensi nyata dari tindakan mereka. Disampaikan pula pesan moral mengenai pentingnya menghargai hukum, menjaga ketertiban, serta menyalurkan energi dan keberanian mereka ke arah yang lebih bermanfaat.


Orang tua dan Kepala Desa diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan, rasa penyesalan, serta janji kuat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak. Kehadiran pihak sekolah mempertegas komitmen bersama dalam memberikan ruang edukasi dan pembinaan agar anak-anak ini tetap mendapat kesempatan menata masa depan.

Semua pihak bersepakat bahwa anak bukanlah sekadar pelaku, tetapi juga korban dari lingkungan dan ketidaktahuan, sehingga bimbingan, perhatian, dan kasih sayang menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan ini.


Musyawarah mufakat berlangsung dalam suasana yang hangat, penuh nilai kekeluargaan, serta dihiasi dengan semangat untuk mencari jalan terbaik. Akhirnya, para pihak sepakat bahwa perkara ini diselesaikan melalui diversi, dengan pertimbangan utama kepentingan terbaik bagi anak.

Kedua anak menyampaikan permohonan maaf secara tulus kepada pihak kepolisian dan seluruh pihak yang dirugikan. Dengan wajah penuh penyesalan, mereka berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut serta berkomitmen untuk memperbaiki diri.


Dengan adanya kesepakatan diversi ini, kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh rasa tanggung jawab. Lebih dari sekadar prosedur hukum, kegiatan ini menjadi pembelajaran berharga bagi anak, keluarga, dan masyarakat bahwa setiap kesalahan dapat diperbaiki melalui niat tulus, bimbingan yang tepat, serta kerja sama dari semua pihak.

Diversi ini menjadi momentum penting untuk menanamkan kembali nilai disiplin, tanggung jawab, dan harapan, sehingga anak-anak tersebut dapat kembali menapaki jalan kehidupan dengan langkah yang lebih bijak dan penuh kesadaran.

Kapolres Purworejo Pimpin Pengamanan Audiensi Mahasiswa di Gedung DPRD

Purworejo – Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si. memimpin langsung jalannya pengamanan kegiatan audiensi antara mahasiswa dengan jajaran Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Purworejo, Minggu (21/9/2025) siang di Gedung DPRD Purworejo.

Audiensi tersebut diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Purworejo serta sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Purworejo. Agenda ini merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa damai yang digelar pada akhir Agustus 2025 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya mengenai perkembangan kasus Mini Zoo Purworejo, penertiban parkir liar, pelaksanaan expo yang dinilai lebih banyak melibatkan pedagang dari luar daerah, serta sejumlah aspirasi lainnya.

Audiensi berjalan dengan tertib dan damai. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Purworejo, Ketua DPRD beserta Wakil Ketua dan sejumlah anggota dewan, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo.

Polres Purworejo mengerahkan sekitar 400 personel untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan maupun adanya pihak-pihak yang berusaha menunggangi kegiatan tersebut.

Kapolres Purworejo menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap kondusif sehingga jalannya audiensi dapat berlangsung lancar.

Massa Anarkis Serang Fasilitas Polisi di Kutoarjo, 68 Orang Terjaring Razia

Purworejo – Suasana mencekam terjadi di wilayah Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (30–31/8/2025), ketika ratusan massa melakukan aksi anarkis dengan menyerang Mako Brimob Kompi 4 Yon C Pelopor, Polsek Kutoarjo, serta Pos Lantas Simpang Empat Kutoarjo.

Massa yang datang berkonvoi menggunakan sepeda motor tidak hanya melakukan provokasi dengan teriakan dan suara bising knalpot, tetapi juga menyerang aparat menggunakan batu, bambu, serta kayu yang diruncingkan. Mereka bahkan sempat masuk ke halaman Mako Brimob, merusak fasilitas, hingga membakar ban di jalan raya.

Aksi brutal ini berhasil dipukul mundur setelah aparat melakukan tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata dan tembakan peringatan. Namun, massa melanjutkan kericuhan dengan merusak Pos Lantas di kawasan simpang empat Kutoarjo.

Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah mengamankan 68 orang terkait kerusuhan tersebut. Dari jumlah itu, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari dua pelajar berusia 15 tahun dan dua orang dewasa berusia 19 dan 25 tahun.

“Untuk dua pelajar tidak dilakukan penahanan, sementara dua orang dewasa sudah kami tahan guna proses hukum lebih lanjut,” jelas Kapolres.

Akibat kerusuhan ini, satu anggota kepolisian mengalami luka akibat lemparan batu, sementara sejumlah fasilitas di Mako Brimob dan Pos Lantas mengalami kerusakan cukup parah.

Polisi juga menyita berbagai barang bukti, termasuk senjata tumpul, bambu runcing, sepeda motor, hingga rekaman video kerusuhan. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya aktor intelektual di balik aksi ini.

Kapolres Purworejo menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang beredar, baik melalui media sosial maupun secara langsung. Ia juga meminta orang tua lebih mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam perbuatan melawan hukum.

“Kami harap masyarakat ikut menjaga kondusivitas dengan memperkuat ronda lingkungan, menghindari komentar provokatif, serta memupuk persatuan dan kesatuan,” tegasnya.

Cegah Gangguan Kamtibmas, Forkopimda Purworejo Gelar Patroli Gabungan

Purworejo – Petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah melaksanakan patroli skala besar di wilayah perkotaan Purworejo dan Kutoarjo, Senin (1/9/2025) malam. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Purworejo tetap aman dan kondusif.

Patroli dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setia Budi, S.I., didampingi Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Imam Purwoko, S.E., M.H.I., Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., Danyon 412 Bharata Eka Sakti Mayor Inf Syahrul Ramadhan, S.IP., serta Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Tunaryo, S.Sos. Turut serta dalam kegiatan ini anggota Kodim 0708, Polres Purworejo, Brimob, dan Yonif 412 BES.

Rangkaian patroli dimulai dari Mapolres Purworejo dan menuju Gedung DPRD Kabupaten Purworejo, selanjutnya bergerak menuju Alun-alun Purworejo, Plaza Purworejo, dan Pasar Baledono. Selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan ke arah Kutoarjo, dengan titik akhir di Kompi Brimob Kutoarjo.

Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Imam Purwoko dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk nyata sinergitas TNI, Polri, dan Pemda dalam menjaga keamanan wilayah.

Sementara itu Kapolres Purworejo mengatakan “Malam ini merupakan patroli bersekala besar untuk memastikan keadaan di Kabupaten Purworejo dalam keadaan Kondosif”.

“Patroli ini juga menjadi ajakan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga Kamtibmas, terutama di tengah situasi unjuk rasa yang dilakukan di beberapa daerah di wilayah Indonesia serta berita Hoax yang beredar di Masyarakat,” tambah Kapolres.

Kapolres Purworejo juga berterima kasih kepada Bapak Dandim 0708 Purworejo, Bapak Danyon 412 Bharata Eka Sakti dan Bupati Purworejo yang telah memberikan dukungan personel untuk membantu menjaga kabtibmas di Kabupaten Purworejo.

Sementara itu, bahwa rencana aksi demo yang sebelumnya diinformasikan akan digelar di Gedung DPRD ternyata tidak terlaksana. Dari hasil pengecekan lapangan, titik kumpul yang direncanakan juga tidak ditemukan adanya massa.

“Kami berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya. Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan demi kenyamanan kita semua,” tegas Kapolres.