Siaga Bencana Hidrometeorologi, Polres Purworejo Pastikan Personel dan Alutsista Dalam Kondisi Prima

PURWOREJO – Mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap mengancam di musim penghujan, Polres Purworejo melakukan langkah proaktif dengan memastikan seluruh instrumen penyelamatan dalam kondisi siap siaga. Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., memimpin langsung pengecekan personel dan peralatan tanggap bencana pada Kamis (22/01) pagi di halaman Mapolres Purworejo.

“Pengecekan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, namun merupakan langkah nyata untuk memastikan kesiapsiagaan kita dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” ungkap AKBP Windy.

Kapolres meneliti satu per satu peralatan SAR guna memastikan tidak ada alat yang usang atau tidak terawat yang dapat menghambat proses evakuasi di lapangan. Tak hanya kesiapan fisik alat, kesehatan dan kondisi mental personel juga menjadi sorotan utama. Hal ini dilakukan agar setiap anggota benar-benar siap secara lahir dan batin saat diterjunkan dalam situasi darurat.

Usai apel pengecekan, kesiapsiagaan tersebut langsung dipertajam melalui pelatihan Pemeliharaan Kemampuan bantuan Search And Rescue (SAR) Air di aliran sungai Desa Semawung, Kutoarjo. Di bawah pimpinan AKP Eko Rosdianto, S.H., M.A.P., dan Iptu Yanuar Tryatmaja, S.H., personel Polres Purworejo berkolaborasi intensif dengan instruktur ahli dari BPBD Kabupaten Purworejo, Kurnia Arif.

Materi yang diberikan mencakup teknik penyelamatan di air (Water Rescue), olah gerak perahu, hingga cara bertahan hidup di air. Instruktur dari BPBD menekankan bahwa menjadi tim penyelamat air tidak hanya mengandalkan kemampuan renang, tetapi juga wajib memahami prinsip 3A (Aman Diri, Aman Lingkungan, dan Aman Korban).

Para personel dilatih secara mendetail, mulai dari hal teknis seperti memasang mesin tempel perahu, teknik kendali kemudi (kanan, kiri, dan mundur), hingga cara mendayung manual yang benar. Latihan ini ditutup dengan simulasi penyelamatan korban secara langsung di derasnya aliran sungai.

Di akhir kegiatan, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra kembali menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan total dalam menghadapi tantangan alam.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi kami. Pengecekan dan latihan intensif ini bertujuan untuk memastikan bahwa ketika bencana terjadi, personel Polres Purworejo tidak hanya hadir, tetapi hadir dengan kemampuan yang mumpuni dan peralatan yang andal.” ungkap Kapolres Purworejo.

Polres Purworejo tidak ingin ada kendala teknis sekecil apa pun saat nyawa manusia sedang dipertaruhkan. Dengan sinergi bersama BPBD, Polres Purworejo berkomitmen untuk selalu sigap dan memberikan rasa aman bagi warga Purworejo di tengah cuaca ekstrem ini.

Pucuk Pimpinan Satnarkoba Polres Purworejo Berganti, Kapolres: Jaga Dedikasi dan Wariskan Prestasi

PURWOREJO – Tongkat estafet kepemimpinan Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Purworejo resmi berpindah tangan. Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung khidmat di Gedung Auditorium Tri Brata Polres Purworejo, Senin (19/01) pagi.

Mutasi jabatan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Jawa Tengah tertanggal 18 Desember 2025. Pejabat lama, AKP Primadhana Bayu Kuncoro, S.Pd., M.A.P., kini mengemban amanah baru sebagai Kasat Narkoba Polres Karanganyar. Sementara itu, posisi Kasat Narkoba Polres Purworejo kini diisi oleh AKP Amirudin Zulkarnain, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Pasar Kliwon, Polresta Surakarta.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo, Kapolsek jajaran, personel Polres Purworejo, serta perwakilan Bhayangkari Cabang Purworejo.

Dalam sambutannya, Kapolres Purworejo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi AKP Bayu selama bertugas di Purworejo. Kapolres menilai, selama masa jabatan tersebut, situasi kamtibmas di bidang pemberantasan narkotika berjalan sangat kondusif tanpa kendala berarti.

“Untuk AKP Bayu, terima kasih atas pengabdian terbaiknya. Saya berpesan agar ilmu-ilmu dan pengalaman positif yang didapat di Purworejo jangan lupa ditularkan kepada AKP Amirudin. Bawalah semangat itu ke tempat tugas yang baru,” ungkap AKBP Windy Syafutra.

Kapolres juga memberikan ucapan selamat datang kepada AKP Amirudin Zulkarnain dan berharap agar pejabat baru segera beradaptasi dengan dinamika masyarakat di Purworejo.

“Jabatan ini adalah amanah sekaligus ladang pengabdian. Segeralah menyatu dengan ritme di sini. Teruskan apa yang sudah baik, dan ciptakan inovasi baru untuk melindungi masyarakat Purworejo dari bahaya narkoba. Mari kita bekerja dengan hati untuk Polri yang lebih dicintai masyarakat.” pesan Kapolres Purworejo pada Kasat Narkoba baru.

Pimpin Sertijab, Kapolres Purworejo Ingatkan Anggota: Jaga Marwah Polri dengan Ketulusan

PURWOREJO – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) untuk posisi Kabag Ops dan Kapolsek Loano. Upacara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di halaman Mapolres Purworejo pada Selasa (06/01) pagi.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo serta pengurus Bhayangkari Cabang Purworejo.

Berdasarkan Keputusan Kapolda Jawa Tengah tanggal 18 Desember 2025, terjadi rotasi kepemimpinan di tubuh Polres Purworejo. Kompol Sarpan, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Loano, kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kabag Ops Polres Purworejo. Ia menggantikan Kompol Dr. Sutoyo, S.H., M.H. yang telah memasuki masa purna tugas (pensiun).

Sementara itu, posisi Kapolsek Loano kini diisi oleh Iptu Utomo yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagwatpers Bag SDM Polres Purworejo.

Dalam amanatnya, Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano menekankan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi demi penyegaran dan peningkatan kinerja. Ia mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks seiring kemajuan teknologi dan tingginya ekspektasi masyarakat.

“Kita dituntut untuk tidak hanya bekerja dengan kemampuan teknis, tetapi juga dengan hati dan nurani. Pangkat dan jabatan bukanlah ukuran keberhasilan sejati. Pangkat akan dilepas, jabatan akan berganti, tetapi sikap dan keteladanan akan selalu diingat oleh masyarakat,” ujar AKBP Andry dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Kapolres berpesan agar seluruh personel menjaga marwah institusi dengan kejujuran dan loyalitas. Menurutnya, kepemimpinan sejatinya adalah tentang kesediaan untuk melayani dan berkorban, bukan untuk dilayani.

“Mari kita jaga institusi ini dengan ketulusan. Jangan pernah lelah berbuat baik, meskipun sering kali pengabdian kita berjalan dalam sunyi,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat baru dan pelepasan pejabat lama dengan penuh rasa kekeluargaan.

Sentuhan Baru Setelah 50 Tahun, Bupati Purworejo Resmikan Renovasi Skala Besar TK Kemala Bhayangkari 83

PURWOREJO – Pendidikan anak usia dini di Kabupaten Purworejo terus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Hal ini dibuktikan dengan diresmikannya renovasi gedung sekolah TK Kemala Bhayangkari 83 Purworejo oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., pada Senin (05/01/2026) siang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, S.STP, M.M., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo, komite sekolah, serta paguyuban wali murid. Kehadiran berbagai elemen ini mempertegas komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Purworejo.

Peresmian yang berlangsung khidmat di lokasi sekolah tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita secara simbolis oleh Bupati. Renovasi total ini merupakan jawaban atas penantian panjang selama 50 tahun sejak berdirinya sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menegaskan bahwa renovasi ini adalah kontribusi nyata Pemkab Purworejo dalam menciptakan fondasi pendidikan yang kuat.

“Saya berharap melalui TK Kemala Bhayangkari 83 Purworejo dapat menjadi lingkungan belajar yang aman dan ramah bagi anak didik. Pemerintah daerah akan terus mendorong layanan pendidikan yang bermutu,” ujar Bupati.

Penantian Setengah Abad Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., mengungkapkan rasa haru dan bangganya. Ia menyebutkan bahwa baru di tahun 2025 inilah, sekolah ini bisa direnovasi dalam skala besar sejak pertama kali didirikan. Transformasi fisik sekolah ini berhasil terlaksana berkat bantuan dana hibah sebesar Rp650 juta dari Pemkab Purworejo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Tentunya kami mengungkapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Purworejo dan jajaran Pemkab yang telah membantu renovasi ini. Semoga dari tempat inilah dapat dicetak generasi muda yang cerdas akalnya, baik akhlaknya, dan kuat imannya,” kata AKBP Andry.

Pengerjaan renovasi sendiri dilakukan oleh kontraktor CV Winnila Karya yang memakan waktu selama tiga bulan, terhitung sejak 15 September hingga 15 Desember 2025. Perbaikan menyeluruh ini meliputi empat ruang kelas, gudang, ruang Posyandu, dapur, hingga aula yang kini tampil lebih representatif.

Kebahagiaan serupa juga disampaikan oleh Ketua YKB Cabang Purworejo, Ny. Akynta Andri Agustino. Menurutnya, gedung baru ini memberikan semangat baru bagi tenaga pendidik, wali murid dan anak-anak didik.

“Terima kasih Ibu Bupati. Dengan bantuan renovasi ini, kami pengurus YKB Cabang Purworejo, para guru, wali murid, dan murid-murid pastinya sangat senang,” ungkapnya.

Operasi Lilin Candi 2025: Tak Hanya Amankan Gereja, Polres Purworejo Terjunkan Regu Siaga Bencana ke Lokasi Longsor

PURWOREJO – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Purworejo sejak Jumat (26/12) mengakibatkan bencana alam berupa tanah longsor dan genangan air di sejumlah titik. Menanggapi situasi darurat tersebut, Polres Purworejo bergerak cepat menurunkan Regu Siaga Bencana untuk melakukan penanganan di lokasi terdampak pada Sabtu (27/12/2025).

Kegiatan penanganan bencana ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Purworejo, Kompol Nana Edi Sugito, S.H. Dalam aksinya, Polres Purworejo berkolaborasi lintas sektoral bersama personel TNI, BPBD Kabupaten Purworejo, PMI, instansi terkait, serta dibantu oleh masyarakat setempat.

Kapolres Purworejo AKBP. Andry Agustiano, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa di tengah pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025, pihaknya telah mengantisipasi potensi kerawanan cuaca ekstrem. Mengingat operasi ini berlangsung pada puncak musim penghujan, Polres Purworejo tidak hanya fokus pada pengamanan gereja dan pos pelayanan, namun juga menyiagakan regu khusus bencana.

“Kami sudah membentuk regu siaga bencana yang dibekali personel dan peralatan pendukung. Begitu ada laporan kejadian pada Sabtu pagi, tim langsung bergeser ke titik-titik bencana untuk memberikan bantuan dan pengamanan,” ujar Kompol Nana Edi Sugito di lokasi kejadian.

Berdasarkan data laporan lapangan, terdapat empat titik bencana utama yang ditangani. Pertama, pada pukul 04.00 WIB di Dusun Krajan Desa Jatirejo dan Dusun Sigayang, Kecamatan Kaligesing, tanah longsor memutus akses jalan sepanjang 13 meter dengan ketinggian 12 meter.

Selanjutnya pada pukul 07.00 WIB, longsor hebat melanda Jalan Raya Purworejo-Magelang KM 13, Dusun Seniten, Desa Bener. Bahu jalan sepanjang 40 meter ambles dengan kedalaman mencapai 10 meter. Berdasarkan analisa dari Bapak Tri Puji Hartono dari Dinas Binamarga Purworejo, kondisi tanah di lokasi tersebut masih labil dan rawan longsor susulan.

“Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan di jalur Purworejo-Magelang, saat ini kami berlakukan sistem buka-tutup satu lajur. Kerugian materiil untuk pembangunan talut di titik ini ditaksir mencapai Rp300 juta,” tambah Wakapolres.

Selain longsor, pada pukul 09.00 WIB, tim juga memantau genangan air setinggi 20 cm di Kelurahan Langenrejo, Kecamatan Butuh, yang diakibatkan oleh luapan air hujan yang terus-menerus.

Di tempat terpisah, Kapolres Purworejo memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem berlangsung. Warga yang tinggal di daerah perbukitan dan pinggiran sungai diminta segera mengungsi ke tempat aman jika melihat tanda-tanda alam yang membahayakan.

“Kami meminta masyarakat untuk saling berkomunikasi dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama kami di atas segalanya,” pungkas Kapolres melalui pesan tertulisnya.

Pastikan Mudik Nataru Aman, Polres Purworejo dan Jasa Raharja Gelar Cek Kesehatan di Terminal

PURWOREJO – Guna memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Purworejo menggelar aksi simpatik berupa pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan ini dipusatkan di Pos Pelayanan Terminal Type A Purworejo pada Senin (22/12) siang.

Langkah preventif ini merupakan hasil kolaborasi antara Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Purworejo bersama Jasa Raharja. Tidak hanya menyasar para penumpang, pemeriksaan ini juga diperuntukkan bagi pengemudi bus serta petugas gabungan TNI-Polri yang tengah berjaga mengamankan arus mudik dan balik.

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Dokkes IPTU Warsino, Amk., S.H., yang didampingi Kasi Humas AKP Ida Widaastuti, S.H., M.A.P., menjelaskan bahwa pengecekan ini krusial untuk menjamin kondisi fisik seluruh pihak yang terlibat di lapangan.

“Tujuan utama kami adalah menjamin kondisi kesehatan, baik itu petugas yang berjaga, masyarakat penumpang, maupun para pengemudi armada. Dengan kondisi kesehatan yang terpantau, kita dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kelelahan atau gangguan kesehatan mendadak,” ujar IPTU Warsino di sela-sela kegiatan.

Dalam pelayanan tersebut, tim medis memberikan berbagai fasilitas pemeriksaan, mulai dari pengecekan tensi darah, pemeriksaan kadar gula darah, hingga konsultasi kesehatan singkat. Selain pemeriksaan fisik, petugas juga membagikan obat-obatan ringan serta vitamin untuk menjaga imunitas tubuh di tengah padatnya aktivitas terminal.

Satu per satu pengemudi bus yang singgah di Terminal Type A tampak antusias mengikuti pemeriksaan. Langkah ini dinilai sangat membantu para sopir lintas provinsi yang seringkali mengabaikan kondisi fisik demi mengejar jadwal perjalanan.

Himbauan bagi Masyarakat dan Pengemudi
Di akhir kegiatan, Polres Purworejo turut menyampaikan beberapa pesan penting demi keselamatan bersama:

Bagi Pengemudi: Utamakan keselamatan di atas kecepatan. Segera beristirahat di Pos Pelayanan atau rest area terdekat jika merasa lelah atau mengantuk. Jangan memaksakan diri demi mengejar waktu.

Bagi Penumpang: Tetap waspada terhadap barang bawaan dan pastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit sebelum melakukan perjalanan jauh.

Patuhi Petugas: Selalu ikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas.

Dengan adanya sinergi antara pengecekan kesehatan dan kesadaran masyarakat, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah hukum Polres Purworejo dapat berjalan aman, sehat, dan kondusif.

Sinergi Tanpa Batas: Polres Purworejo dan Stakeholder Siap Jamin Keamanan Natal dan Tahun Baru

PURWOREJO – Guna memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, damai dan kondusif, Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Mapolres Purworejo pada Jumat (19/12) sore, sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana.

Apel gelar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., bersama Bupati Purworejo yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan, Agus Widiyanto, S.IP., M.Si. Semangat sinergi terlihat jelas dengan kehadiran jajaran Forkopimda dan stakeholder terkait, mulai dari jajaran Kodim 0708, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Subdenpom, Brimob, hingga PMI dan komunitas IOF Purworejo.

Fokus Pengamanan dan Antisipasi Tantangan
Dalam sambutannya, AKBP Andry Agustiano menekankan bahwa pengamanan tahun ini membutuhkan kewaspadaan ekstra. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, terdapat potensi pergerakan 119,5 juta orang secara nasional atau meningkat sekitar 7,97% dari tahun sebelumnya.

“Kenaikan mobilitas ini dibarengi dengan tantangan cuaca ekstrem dan potensi bencana alam akibat puncak musim hujan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan kita harus lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tegas Kapolres.

Selain fokus pada kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polres Purworejo juga memperketat pengawasan terhadap ancaman terorisme dan kejahatan konvensional. Langkah deteksi dini dan preventive strike menjadi prioritas utama untuk memastikan tidak ada gangguan sekecil apa pun saat masyarakat beribadah maupun merayakan malam pergantian tahun.

Sebaran Personel dan Pos Pengamanan Operasi Lilin Candi 2025 akan berlangsung selama 9 hari, terhitung mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Untuk mendukung operasi ini, sebanyak 558 personel Polres Purworejo diterjunkan ke titik-titik strategis.

Demi memberikan pelayanan maksimal, Polres Purworejo telah mendirikan 5 pos utama:
1 Pos Terpadu: Berlokasi di Alun-alun Kabupaten Purworejo.
2 Pos Pengamanan: Berada di Gereja Santa Perawan Maria dan Gereja Santo Yohanes Rosul.
2 Pos Pelayanan: Terletak di Stasiun Kutoarjo dan Terminal Tipe B Purworejo.

Kapolres juga menghimbau masyarakat yang hendak bepergian dalam waktu lama untuk memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan di kantor-kantor kepolisian terdekat guna menghindari tindak pencurian.

“Keberhasilan pengamanan Nataru adalah tanggung jawab bersama. Tingkatkan soliditas dan sinergisitas, karena itulah kunci utama kesuksesan operasi ini,” tutup AKBP Andry Agustiano.

Persiapan Pengamanan Nataru, Polda Jateng Fokus pada Kesiapsiagaan Anggota melalui Latpraops

Semarang – Kepolisian Daerah Jawa Tengah menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Lilin bagi jajaran Polres se-Polda Jateng, bertempat di Mapolda Jateng, Selasa (tanggal menyesuaikan). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan menghadapi Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Latpraops dipimpin oleh pejabat utama Polda Jateng dan diikuti oleh para Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasat Samapta, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, serta personel yang terlibat dalam Operasi Lilin di masing-masing Polres jajaran. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dan daring untuk memastikan seluruh satuan memahami tugas dan tanggung jawabnya.

Dalam latihan tersebut, peserta dibekali materi terkait manajemen pengamanan, pola tindak di lapangan, rekayasa lalu lintas, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, objek vital, serta antisipasi potensi gangguan kamtibmas selama perayaan Nataru. Selain itu, disampaikan pula penekanan mengenai sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

Pimpinan Polda Jateng menegaskan bahwa Operasi Lilin merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel diminta untuk mengedepankan sikap humanis, profesional, dan responsif dalam memberikan pelayanan.

“Melalui latihan pra operasi ini, diharapkan seluruh personel memahami cara bertindak yang tepat di lapangan, sehingga pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Jawa Tengah dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.

Dengan dilaksanakannya Latpraops ini, Polda Jateng dan jajaran menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan rangkaian kegiatan Natal dan Tahun Baru, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jawa Tengah.

Operasi Zebra Candi 2025 Berakhir: Polres Purworejo Catat Hampir 2.500 Pelanggar Ditindak, ETLE Jadi Ujung Tombak Penertiban

PURWOREJO – Pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025 yang digelar oleh Kepolisian Resor (Polres) Purworejo selama 14 hari, mulai dari 17 hingga 30 November 2025, telah resmi ditutup. Operasi yang bertujuan meningkatkan kepatuhan berlalu lintas di masyarakat ini mencatat angka penindakan yang signifikan dengan mengandalkan teknologi tilang elektronik.

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Lantas Polres Purworejo, AKP Arta Dwi Kusuma, S.T.K., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa selama operasi berlangsung, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purworejo berhasil mencatat total 2.448 penindakan tilang terhadap berbagai pelanggaran. Mayoritas penindakan ini dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar, tanpa ada kecelakaan lalu lintas yang menonjol,” jelas AKP Arta.

Kaposko Operasi Zebra Candi 2025, Iptu Gatot Hermawan, menambahkan rincian penindakan hukum (Gakkum) yang porsinya hanya 20% dari keseluruhan kegiatan operasi. Dalam porsi Gakkum ini, 95% penindakan adalah menggunakan ETLE dan 5% sisanya menggunakan tilang manual.

Secara rinci, Satlantas mencatat penindakan Tilang ETLE sebanyak 2.393, Tilang Manual 55, dan menerbitkan 1.145 Surat Teguran. Pelanggaran yang paling dominan adalah tidak mengenakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan pelanggaran terhadap rambu larangan (verboden).

Selain penindakan rutin, Iptu Gatot menyebut jajaran Satlantas juga melakukan penertiban khusus terhadap pelanggaran yang tidak terjangkau sistem elektronik, seperti aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong (tidak standar).

“Dari operasi balap liar dan knalpot brong di jalan Niten Banyuurip, kita berhasil mengamankan 12 unit kendaraan bermotor roda dua,” ungkap Kasat Lantas Polres Purworejo.

Operasi yang melibatkan kolaborasi lintas instansi seperti Dishub, Satpol PP, Damkar, Subdenpom, serta Satbrimob Polda Jateng ini juga mencatat 10 kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Namun, semua kejadian tersebut hanya mengakibatkan 20 korban luka ringan, dengan nihil korban luka berat maupun meninggal dunia.

“Melalui Operasi Zebra ini, kami berupaya menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) agar masyarakat Purworejo menjadi patuh dan taat aturan, sehingga dapat menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya,” jelas Kasat Lantas Polres Purworejo.

Menutup kegiatan ini, Kasat Lantas Polres Purworejo, AKP Arta, mengimbau masyarakat Purworejo untuk tidak mengendurkan kewaspadaan dan kepatuhan berlalu lintas meskipun Operasi Zebra telah usai, mengingat akan segera memasuki Operasi Lilin Candi 2025 (Natal dan Tahun Baru).

“Telah berakhirnya Ops Zebra yang sebentar lagi memasuki Ops Natal Candi 2025, mari tetap hati-hati dan patuhi aturan lalu lintas dalam perjalanan demi keselamatan kita bersama,” pungkas AKP Arta.

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2025: Polres Purworejo Kerahkan 48 Personel Jaring Delapan Prioritas Pelanggaran Lalin

PURWOREJO – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi “Zebra Candi-2025” di Halaman Mapolres Purworejo pada Senin (17/11) pagi. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si.

Kegiatan ini menandai dimulainya Operasi Zebra Candi 2025 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025, menjelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025.

Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi. Polres Purworejo mengerahkan sebanyak 48 personel dalam operasi kepolisian kewilayahan ini.

Apel gelar pasukan kali ini turut dihadiri perwakilan dari berbagai instansi lain, menunjukkan adanya sinergitas yang baik dalam menjaga Kamseltibcarlantas di Purworejo. Instansi yang hadir antara lain Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Subdenpom IV/2-2 Kabupaten Purworejo, serta Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jateng.

Operasi “Zebra Candi-2025” mengusung tema “Terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Ops “Lilin-2025”. Operasi ini merupakan upaya cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Purworejo Polda Jawa Tengah.

8 Pelanggaran Jadi Sasaran Prioritas
AKBP Andry Agustiano menekankan bahwa operasi ini merupakan jenis operasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) bidang lalu lintas dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dan represif yang humanis.

Sasaran prioritas penindakan dalam operasi kali ini mencakup delapan jenis pelanggaran utama yang berpotensi tinggi menimbulkan kecelakaan, yaitu: Menggunakan HP saat berkendara, Mengemudi di bawah umur, Berboncengan lebih dari satu (untuk sepeda motor), Tidak menggunakan Helm SNI, Tidak menggunakan safety belt (untuk mobil), Mabuk saat berkendara, Berkendara melawan arus dan Melebihi batas kecepatan.

Operasi ini ditargetkan dapat menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas beserta korban fatalitas, menurunkan angka pelanggaran, dan secara umum meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Diharapkan melalui pelaksanaan Operasi Zebra ini dapat memberikan dampak yang positif terhadap penurunan angka kecelakaan dan pelanggaran yang terjadi, serta mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar Kapolres.

Pelaksanaan operasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Polisi Lalu Lintas, sejalan dengan commander wish Kapolda Jateng agar polisi senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.