Wujud Kepedulian Ramadan, Kapolres Purworejo Berbagi Kebahagiaan dan Bingkisan dengan Anak Yatim

Purworejo, — Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama anak yatim, wartawan, serta pegiat media sosial di Mapolres Purworejo, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan diawali dengan pembagian takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Mapolres Purworejo. Aksi sosial ini menyasar masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Setelah itu, Kapolres bersama jajaran melanjutkan kegiatan buka puasa bersama yang diikuti sebanyak 20 anak yatim. Dalam kesempatan tersebut, para anak yatim juga menerima bingkisan sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, AKBP Windy Syafutra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Purworejo kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim, sekaligus mempererat sinergi dengan insan pers dan pegiat media sosial di Kabupaten Purworejo.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan Polres Purworejo dengan masyarakat. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua di bulan Ramadan,” ungkap Kapolres.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan sekaligus mempererat kebersamaan dengan rekan-rekan media dan masyarakat, khususnya anak-anak yatim,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat kepedulian sosial Polres Purworejo di tengah masyarakat.

Ia juga berharap momentum Ramadan dapat semakin memperkuat hubungan harmonis antara Polri, media, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Purworejo.

Sinergi Polres Purworejo bersama Stakeholder Kabupatwn Purworejo: Jembatan Merah Putih Hadir untuk Mobilitas Petani Kebon Gunung

PURWOREJO – Harapan masyarakat Dusun Sembuh, Desa Kebon Gunung, Kecamatan Loano untuk memiliki jembatan sebagai akses penyeberangan yang layak kini mulai menemui titik terang. Polres Purworejo secara resmi memulai pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang ditandai dengan prosesi doa bersama dan peletakan batu pertama, Rabu (18/02/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, didampingi Sekda Kabupaten Purworejo, Suranto, S.Sos., ST., MAP., serta dihadiri oleh jajaran PJU Polres Purworejo dan tokoh masyarakat setempat.

Jembatan ini nantinya akan berfungsi sebagai Jalan Usaha Tani (JUT) yang sangat krusial bagi mobilitas warga. Sebelumnya, akses di wilayah tersebut hanya mengandalkan jembatan darurat dari bambu yang seringkali hanyut diterjang banjir, sehingga menyulitkan petani dalam mengangkut hasil panen.

Dalam sambutannya, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menegaskan bahwa proyek ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Polri menginisiasi pembangunan jembatan ini untuk membantu masyarakat. Kami menggandeng berbagai stakeholder dan rekanan agar pembangunan ini dapat terealisasi. Harapannya, jembatan ini mempermudah mobilitas alat mesin pertanian (alsintan) serta mempercepat distribusi sarana produksi dan hasil panen warga,” ujar Kapolres.

Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Purworejo. Sekda Suranto menyampaikan bahwa program ini selaras dengan program Kapolri yang bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Sementara itu, Kepala Desa Kebon Gunung, Fatah Kusumo Handogo, S.E., mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Polres Purworejo.

“Dulu kami hanya punya jembatan bambu yang terbawa banjir. Dengan adanya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini, para petani kami akan sangat terbantu dalam mengangkut hasil tani mereka,” ungkapnya haru.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut diisi dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Al Amin. Puncak acara ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolres dan Sekda sebagai simbol dimulainya pembangunan fisik jembatan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif, menandai langkah awal peningkatan ekonomi berbasis pertanian di wilayah Kecamatan Loano melalui infrastruktur yang lebih mumpuni.

Ubah Lahan Tidur Jadi Produktif, Polres Purworejo Tanam Puluhan Pohon Durian

Purworejo,- Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, memimpin kegiatan penanaman pohon di lingkungan Mapolsek Purwodadi, Jumat (13/2/2026) sore.

Kegiatan yang diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo ini merupakan upaya penghijauan sekaligus pemanfaatan lahan pekarangan yang belum optimal.

Kapolres menjelaskan bahwa halaman belakang Polsek Purwodadi dinilai cukup luas namun belum tertata dengan baik. Karena itu, jajaran Polres melakukan pembersihan area sekaligus penanaman pohon durian.

“Kami menanam sekitar 30 pohon durian dari sisi belakang hingga depan. Pohon ini tidak hanya memberi penghijauan, tetapi ke depan buahnya juga dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis bagi anggota,” jelas AKBP Windy Syafutra.

Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan program Presiden Prabowo Subianto terkait penghijauan dan gerakan Indonesia Asri, yang mendorong pemanfaatan pekarangan untuk keindahan, kebersihan, serta ketahanan lingkungan.

Program serupa direncanakan diterapkan di polsek lain di wilayah Purworejo, menyesuaikan ketersediaan lahan.

Saat ini, beberapa polsek masih menempati lahan milik pemerintah daerah maupun desa sehingga pengembangan fasilitas menunggu pengadaan lahan permanen.

Perawatan tanaman akan dilakukan secara rutin oleh anggota Polsek, baik saat piket maupun sebelum jam kerja, bersamaan dengan kegiatan kebersihan lingkungan.

Selain penghijauan, Polres Purworejo juga aktif mendukung program ketahanan pangan melalui penanaman jagung di wilayah Purworejo. Upaya ini diharapkan membantu memenuhi target pemerintah daerah pada triwulan pertama tahun ini.

Kapolres menambahkan, kondisi wilayah Purworejo yang masih hijau dan kondusif menjadi potensi besar dalam mendukung program penghijauan dan ketahanan pangan.

“Wilayah Purworejo masih asri, masyarakatnya ramah, dan situasi kamtibmas relatif kondusif. Ini menjadi modal penting untuk menjaga sinergi antara kepolisian dan masyarakat,” ujarnya.

Meski Sempat Tegang di Menit Akhir, Pengamanan Berlapis Polres Purworejo Sukses Kawal Semifinal Liga 4

PURWOREJO – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menerapkan skema pengamanan ekstra ketat dalam laga Semifinal Leg 1 Liga 4 yang mempertemukan Persak Kebumen melawan PSIR Rembang di Stadion Sarwo Edi Wibowo, Senin (09/02) sore. Langkah “siaga penuh” ini diambil guna menjamin kondusivitas pertandingan di tengah rivalitas tinggi kedua klub.

Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, memimpin langsung jalannya pengamanan. Meski regulasi melarang kehadiran suporter tamu (away), pihak kepolisian tidak ingin meremehkan situasi. Sebanyak ratusan personel gabungan diterjunkan, termasuk bantuan kendali operasi (BKO) dari satu peleton Kodim 0708/Purworejo, Dalmas Polres Magelang, Wonosobo, Kebumen, hingga Brimob Kutoarjo dan satu regu Damkar.

“Kami menurunkan kekuatan penuh sesuai SOP pengamanan sepak bola. Pengamanan dibagi dalam beberapa ring, mulai dari jalur raya untuk mengurai kemacetan, pintu masuk stadion untuk sterilisasi benda berbahaya seperti sajam dan alkohol, hingga area nobar di Terminal Lama Purworejo bagi suporter yang tidak tertampung di stadion karena kapasitas hanya -/+ 500 bangku,” ujar AKBP Windy Syafutra.

Tambahnya, personel kepolisian juga ada yang bertugas di perbatasan Mergoyoso (Purworejo-Magelang) melakukan penyekatan terhadap potensi kedatangan suporter PSIR Rembang guna menghindari bentrokan antar basis pendukung. Sedangkan, untuk keamanan di dalam stadion dilakukan oleh Steward stadion yang disediakan oleh panitia penyelenggara.

Pertandingan sendiri berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan pukul 15.00 WIB. Persak Kebumen sempat memimpin 1-0 di babak pertama melalui titik putih. Namun, PSIR Rembang berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Tensi memuncak menjelang akhir laga saat wasit menganulir gol PSIR Rembang dan mengganjar pemain tamu dengan kartu merah akibat protes berlebihan. Pasca insiden kartu merah, suporter Kebumen menganggap bahwa Pemain PSIR Rembang mengulur waktu dan hal ini memicu emosi suporter Kebumen yang berujung pada aksi pelemparan plastik berisi air ke arah bangku cadangan official PSIR Rembang.

Beruntung, kesiapsiagaan petugas keamanan di pinggir lapangan berhasil meredam ketegangan tersebut dengan cepat. Pertandingan pun dapat dilanjutkan hingga usai dengan skor akhir 1-1.

Pasca laga, aparat tidak langsung membubarkan diri. Polisi melakukan pengawalan ketat terhadap rombongan suporter Persak Kebumen hingga ke perbatasan wilayah Kebumen untuk memastikan tidak ada aksi anarkis di perjalanan.

Di akhir kegiatan, AKBP Windy menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat. “Terima kasih kepada para pemain yang menjunjung sportivitas, suporter yang tetap tertib, serta seluruh personel keamanan yang berhasil menjaga marwah pertandingan ini hingga berjalan aman dan kondusif,” tutupnya.

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

JAKARTA – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

“Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi” Ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.

“Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog.” Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

Segarkan Lini Strategis, Kapolres Purworejo Pimpin Langsung Sertijab Kasat Reskrim dan Binmas

PURWOREJO – Di bawah siraman cahaya matahari pagi yang menyimbolkan semangat baru, halaman Mapolres Purworejo menjadi saksi bisu bergulirnya roda organisasi Kepolisian Republik Indonesia. Pada Rabu (04/02), Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dua posisi strategis: Kasat Reskrim dan Kasat Binmas.

Upacara ini bukan sekadar prosesi administratif, melainkan sebuah ritual estafet tanggung jawab. Berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Jateng tertanggal 20 Januari 2026, AKP Catur Agus Yudo Praseno, S.H., M.H., resmi melepas jabatannya sebagai Kasat Reskrim Purworejo untuk mengemban amanah baru sebagai Kasat Reskrim Polres Sragen. Tongkat komando reserse kini berpindah tangan kepada AKP Dwiyono, S.H., M.H., yang sebelumnya menimba pengalaman di Polresta Surakarta.

“Mutasi adalah hukum alam dalam sebuah organisasi, namun integritas adalah pilihan yang harus tetap dijaga ke mana pun kaki melangkah,” tegas AKBP Windy Syafutra dalam amanatnya yang menggetarkan semangat personel.

Suasana haru sekaligus bangga mewarnai pergantian di lini pembinaan masyarakat. IPTU Damara Wibowo, S.Tr.K., S.I.K., hadir membawa energi muda untuk menjabat sebagai Kasat Binmas, menggantikan AKP Sarbini yang telah menuntaskan pengabdian panjangnya sebagai insan Bhayangkara dan memasuki masa purna tugas.

Kepada pejabat lama, Kapolres memberikan apresiasi mendalam.

“Terima kasih atas dedikasi luar biasa di Bumi Purworejo. Bawalah prestasi yang sudah diukir di sini untuk mewarnai tempat tugas yang baru. Jangan pernah lupakan semangat yang kita bangun bersama,” ungkap AKBP Windy kepada AKP Catur.

Sementara itu, sambutan hangat namun penuh tantangan diberikan kepada AKP Dwiyono dan IPTU Damara. AKBP Windy menekankan bahwa kehadiran mereka di keluarga besar Polres Purworejo diharapkan membawa solusi nyata bagi masyarakat.

“Saya tidak meminta Anda untuk menjadi sempurna, tapi saya menuntut Anda untuk selalu hadir dan menjadi solusi bagi masyarakat. Segera beradaptasi, karena tantangan keamanan tidak akan menunggu kita siap,” tambahnya dengan nada lugas.

Hadir dalam upacara tersebut seluruh Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Jajaran, personel Polres, serta perwakilan Pengurus Bhayangkari Cabang Purworejo. Melalui Sertijab ini, Polres Purworejo kembali meneguhkan komitmennya bahwa pergantian pemimpin adalah langkah pasti untuk menjaga keberlanjutan pelayanan dan keamanan bagi seluruh warga.

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Polres Purworejo Pastikan Personel dan Alutsista Dalam Kondisi Prima

PURWOREJO – Mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap mengancam di musim penghujan, Polres Purworejo melakukan langkah proaktif dengan memastikan seluruh instrumen penyelamatan dalam kondisi siap siaga. Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., memimpin langsung pengecekan personel dan peralatan tanggap bencana pada Kamis (22/01) pagi di halaman Mapolres Purworejo.

“Pengecekan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, namun merupakan langkah nyata untuk memastikan kesiapsiagaan kita dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” ungkap AKBP Windy.

Kapolres meneliti satu per satu peralatan SAR guna memastikan tidak ada alat yang usang atau tidak terawat yang dapat menghambat proses evakuasi di lapangan. Tak hanya kesiapan fisik alat, kesehatan dan kondisi mental personel juga menjadi sorotan utama. Hal ini dilakukan agar setiap anggota benar-benar siap secara lahir dan batin saat diterjunkan dalam situasi darurat.

Usai apel pengecekan, kesiapsiagaan tersebut langsung dipertajam melalui pelatihan Pemeliharaan Kemampuan bantuan Search And Rescue (SAR) Air di aliran sungai Desa Semawung, Kutoarjo. Di bawah pimpinan AKP Eko Rosdianto, S.H., M.A.P., dan Iptu Yanuar Tryatmaja, S.H., personel Polres Purworejo berkolaborasi intensif dengan instruktur ahli dari BPBD Kabupaten Purworejo, Kurnia Arif.

Materi yang diberikan mencakup teknik penyelamatan di air (Water Rescue), olah gerak perahu, hingga cara bertahan hidup di air. Instruktur dari BPBD menekankan bahwa menjadi tim penyelamat air tidak hanya mengandalkan kemampuan renang, tetapi juga wajib memahami prinsip 3A (Aman Diri, Aman Lingkungan, dan Aman Korban).

Para personel dilatih secara mendetail, mulai dari hal teknis seperti memasang mesin tempel perahu, teknik kendali kemudi (kanan, kiri, dan mundur), hingga cara mendayung manual yang benar. Latihan ini ditutup dengan simulasi penyelamatan korban secara langsung di derasnya aliran sungai.

Di akhir kegiatan, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra kembali menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan total dalam menghadapi tantangan alam.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi kami. Pengecekan dan latihan intensif ini bertujuan untuk memastikan bahwa ketika bencana terjadi, personel Polres Purworejo tidak hanya hadir, tetapi hadir dengan kemampuan yang mumpuni dan peralatan yang andal.” ungkap Kapolres Purworejo.

Polres Purworejo tidak ingin ada kendala teknis sekecil apa pun saat nyawa manusia sedang dipertaruhkan. Dengan sinergi bersama BPBD, Polres Purworejo berkomitmen untuk selalu sigap dan memberikan rasa aman bagi warga Purworejo di tengah cuaca ekstrem ini.

Pucuk Pimpinan Satnarkoba Polres Purworejo Berganti, Kapolres: Jaga Dedikasi dan Wariskan Prestasi

PURWOREJO – Tongkat estafet kepemimpinan Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Purworejo resmi berpindah tangan. Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung khidmat di Gedung Auditorium Tri Brata Polres Purworejo, Senin (19/01) pagi.

Mutasi jabatan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Jawa Tengah tertanggal 18 Desember 2025. Pejabat lama, AKP Primadhana Bayu Kuncoro, S.Pd., M.A.P., kini mengemban amanah baru sebagai Kasat Narkoba Polres Karanganyar. Sementara itu, posisi Kasat Narkoba Polres Purworejo kini diisi oleh AKP Amirudin Zulkarnain, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Pasar Kliwon, Polresta Surakarta.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo, Kapolsek jajaran, personel Polres Purworejo, serta perwakilan Bhayangkari Cabang Purworejo.

Dalam sambutannya, Kapolres Purworejo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi AKP Bayu selama bertugas di Purworejo. Kapolres menilai, selama masa jabatan tersebut, situasi kamtibmas di bidang pemberantasan narkotika berjalan sangat kondusif tanpa kendala berarti.

“Untuk AKP Bayu, terima kasih atas pengabdian terbaiknya. Saya berpesan agar ilmu-ilmu dan pengalaman positif yang didapat di Purworejo jangan lupa ditularkan kepada AKP Amirudin. Bawalah semangat itu ke tempat tugas yang baru,” ungkap AKBP Windy Syafutra.

Kapolres juga memberikan ucapan selamat datang kepada AKP Amirudin Zulkarnain dan berharap agar pejabat baru segera beradaptasi dengan dinamika masyarakat di Purworejo.

“Jabatan ini adalah amanah sekaligus ladang pengabdian. Segeralah menyatu dengan ritme di sini. Teruskan apa yang sudah baik, dan ciptakan inovasi baru untuk melindungi masyarakat Purworejo dari bahaya narkoba. Mari kita bekerja dengan hati untuk Polri yang lebih dicintai masyarakat.” pesan Kapolres Purworejo pada Kasat Narkoba baru.

Pimpin Sertijab, Kapolres Purworejo Ingatkan Anggota: Jaga Marwah Polri dengan Ketulusan

PURWOREJO – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) untuk posisi Kabag Ops dan Kapolsek Loano. Upacara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di halaman Mapolres Purworejo pada Selasa (06/01) pagi.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo serta pengurus Bhayangkari Cabang Purworejo.

Berdasarkan Keputusan Kapolda Jawa Tengah tanggal 18 Desember 2025, terjadi rotasi kepemimpinan di tubuh Polres Purworejo. Kompol Sarpan, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Loano, kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kabag Ops Polres Purworejo. Ia menggantikan Kompol Dr. Sutoyo, S.H., M.H. yang telah memasuki masa purna tugas (pensiun).

Sementara itu, posisi Kapolsek Loano kini diisi oleh Iptu Utomo yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagwatpers Bag SDM Polres Purworejo.

Dalam amanatnya, Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano menekankan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi demi penyegaran dan peningkatan kinerja. Ia mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks seiring kemajuan teknologi dan tingginya ekspektasi masyarakat.

“Kita dituntut untuk tidak hanya bekerja dengan kemampuan teknis, tetapi juga dengan hati dan nurani. Pangkat dan jabatan bukanlah ukuran keberhasilan sejati. Pangkat akan dilepas, jabatan akan berganti, tetapi sikap dan keteladanan akan selalu diingat oleh masyarakat,” ujar AKBP Andry dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Kapolres berpesan agar seluruh personel menjaga marwah institusi dengan kejujuran dan loyalitas. Menurutnya, kepemimpinan sejatinya adalah tentang kesediaan untuk melayani dan berkorban, bukan untuk dilayani.

“Mari kita jaga institusi ini dengan ketulusan. Jangan pernah lelah berbuat baik, meskipun sering kali pengabdian kita berjalan dalam sunyi,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat baru dan pelepasan pejabat lama dengan penuh rasa kekeluargaan.

Sentuhan Baru Setelah 50 Tahun, Bupati Purworejo Resmikan Renovasi Skala Besar TK Kemala Bhayangkari 83

PURWOREJO – Pendidikan anak usia dini di Kabupaten Purworejo terus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Hal ini dibuktikan dengan diresmikannya renovasi gedung sekolah TK Kemala Bhayangkari 83 Purworejo oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., pada Senin (05/01/2026) siang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, S.STP, M.M., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo, komite sekolah, serta paguyuban wali murid. Kehadiran berbagai elemen ini mempertegas komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Purworejo.

Peresmian yang berlangsung khidmat di lokasi sekolah tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita secara simbolis oleh Bupati. Renovasi total ini merupakan jawaban atas penantian panjang selama 50 tahun sejak berdirinya sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menegaskan bahwa renovasi ini adalah kontribusi nyata Pemkab Purworejo dalam menciptakan fondasi pendidikan yang kuat.

“Saya berharap melalui TK Kemala Bhayangkari 83 Purworejo dapat menjadi lingkungan belajar yang aman dan ramah bagi anak didik. Pemerintah daerah akan terus mendorong layanan pendidikan yang bermutu,” ujar Bupati.

Penantian Setengah Abad Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., mengungkapkan rasa haru dan bangganya. Ia menyebutkan bahwa baru di tahun 2025 inilah, sekolah ini bisa direnovasi dalam skala besar sejak pertama kali didirikan. Transformasi fisik sekolah ini berhasil terlaksana berkat bantuan dana hibah sebesar Rp650 juta dari Pemkab Purworejo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Tentunya kami mengungkapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Purworejo dan jajaran Pemkab yang telah membantu renovasi ini. Semoga dari tempat inilah dapat dicetak generasi muda yang cerdas akalnya, baik akhlaknya, dan kuat imannya,” kata AKBP Andry.

Pengerjaan renovasi sendiri dilakukan oleh kontraktor CV Winnila Karya yang memakan waktu selama tiga bulan, terhitung sejak 15 September hingga 15 Desember 2025. Perbaikan menyeluruh ini meliputi empat ruang kelas, gudang, ruang Posyandu, dapur, hingga aula yang kini tampil lebih representatif.

Kebahagiaan serupa juga disampaikan oleh Ketua YKB Cabang Purworejo, Ny. Akynta Andri Agustino. Menurutnya, gedung baru ini memberikan semangat baru bagi tenaga pendidik, wali murid dan anak-anak didik.

“Terima kasih Ibu Bupati. Dengan bantuan renovasi ini, kami pengurus YKB Cabang Purworejo, para guru, wali murid, dan murid-murid pastinya sangat senang,” ungkapnya.