Kecewa Ditinggal Tidur Saat Pesta Miras, Dua Pria di Purworejo Gasak Motor Teman

PURWOREJO – Berawal dari rasa kecewa saat pesta minuman keras (miras), dua pria asal Kecamatan Grabag nekat membawa kabur sepeda motor milik temannya di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo. Pelarian kedua pelaku berakhir apes setelah mereka mengalami kecelakaan lalu lintas dan diringkus polisi.

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) ini dirilis oleh Wakapolres Purworejo, Kompol Nana Edi Sugito, didampingi Kasat Reskrim AKP Dwiono dan Kasi Humas AKP Ida Wida Astuti di Mapolres Purworejo.

Peristiwa terjadi pada Rabu (13/5/2026) di Desa Andong, Kecamatan Butuh. Dua tersangka yang diamankan petugas yakni YS (37), warga Harjobinangun, dan AP (49), warga Aglik, Kecamatan Grabag. Korban diketahui berinisial MI, rekan para pelaku sendiri.

Modus operandi kasus ini terbilang ironis. Tersangka mengaku kesal terhadap MI yang tiba-tiba tertidur di tengah pesta miras. Padahal, pelaku sudah patungan memberi uang kepada korban agar ditemani minum bersama.

“Tersangka kesal karena korban malah tertidur saat ditemani minum miras. Begitu melihat kunci motor korban masih menggantung, timbul niat spontan untuk membawa kabur kendaraan tersebut,” ujar Kompol Nana Edi Sugito.

Usai menggasak Honda Scoopy bernopol AA 5217 IL milik korban, kedua pelaku berbagi peran untuk kabur. Tersangka YS mengendarai motor curian, sementara AP mengawal dari belakang menggunakan motor Honda Vario pribadinya.

Namun, pelarian mereka tidak mulus. Saat melintas di wilayah Pasar Grabag, kedua motor yang dikendarai para pelaku justru terlibat tabrakan satu sama lain. Insiden kecelakaan ini memudahkan petugas untuk melacak dan membekuk keduanya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita satu unit Honda Scoopy milik korban, satu unit Honda Vario milik pelaku, serta sebuah flashdisk berisi rekaman pendukung.

Saat ini, YS dan AP telah mendekam di sel tahanan Polres Purworejo untuk proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf g KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Di akhir rilisnya, Wakapolres mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak ceroboh meninggalkan kunci yang masih menempel di kendaraan.

“Kami minta masyarakat jangan pernah meninggalkan kunci masih menggantung di motor. Pastikan kendaraan selalu diparkir di tempat aman dan terkunci stang demi mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” pungkas Kompol Nana Edi Sugito.

Polres Purworejo Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Provinsi, Gasak Belasan Motor di Jateng-DIY lalu Dijual ke Lampung

PURWOREJO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purworejo berhasil membongkar jaringan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) lintas provinsi yang kerap beraksi di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Komplotan terorganisasi ini diketahui melempar puluhan motor hasil curian mereka ke wilayah Provinsi Lampung.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan pencurian dua unit sepeda motor di sebuah rumah kos milik Sudaryoto di Desa Grantung RT 001 RW 006, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, pada Senin, 27 April 2026 dini hari sekitar pukul 05.30 WIB.

Kedua motor yang hilang merupakan milik mahasiswa, yakni satu unit Honda putih bernopol P 2290 FJ milik Abigail Putra Nata Subianto (22), mahasiswa asal Situbondo, Jawa Timur, serta satu unit Honda hitam bernopol AB 3437 PO milik Arlina Cindy Lestari (18), mahasiswi asal Kulon Progo, Yogyakarta.

Dari hasil penyelidikan mendalam, petugas berhasil mengamankan salah satu tersangka utama berinisial TN (38), warga Kuningan, Jawa Barat, pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Saat ini, TN telah mendekam di Rutan Polres Purworejo untuk menjalani proses hukum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi pencurian tersebut dilakukan secara berkelompok dengan pembagian peran yang sangat rapi. Tersangka TN bertindak sebagai eksekutor bersama rekannya, Z (saat ini masih buron/DPO). Sementara dua pelaku lain, R alias F dan YR, bertindak sebagai joki sekaligus mengawasi situasi di tepi jalan raya. Dua nama terakhir saat ini tengah menjalani proses penyidikan terpisah di Polresta Magelang.

Modus operandi yang digunakan komplotan ini adalah menyasar garasi kos-kosan yang tidak terkunci pada dini hari sekitar pukul 04.05 WIB. Pelaku kemudian merusak kunci stang dan menghidupkan mesin motor korban menggunakan kunci T sebelum membawa kabur barang jarahan tersebut.

Menariknya, lokasi kos-kosan di Desa Grantung ini ternyata sudah dua kali menjadi sasaran empuk komplotan tersebut, yakni pada Juli 2025 dan April 2026. Motor Honda Vario bernopol AD 4752 WE yang disita petugas dalam penangkapan ini merupakan hasil curian mereka di lokasi yang sama pada Juli 2025, yang kemudian dialihfungsikan menjadi sarana operasional untuk melancarkan aksi berikutnya.

Jaringan ini tergolong sangat produktif. Sebelum beraksi di Purworejo, mereka sempat menggasak tiga unit sepeda motor di wilayah hukum Polres Magelang Kota (Kecamatan Tempuran dan Salaman). Bahkan, seminggu setelah beraksi di Purworejo, kelompok ini kembali merajalela di wilayah Yogyakarta dan berhasil menggondol 5 unit sepeda motor.

Seluruh motor hasil curian dari wilayah Purworejo dan Magelang dikumpulkan di rumah penadah berinisial JA di daerah Kemiri, Purworejo. Total empat unit motor dari dua wilayah tersebut kemudian dijual ke Provinsi Lampung dengan harga borongan Rp20.000.000. Untuk mengelabui petugas, motor-motor tersebut diangkut menggunakan mobil GranMax bak terbuka yang dikendarai oleh S alias B (kini diproses di Polresta Yogyakarta).

Uang hasil kejahatan tersebut kemudian dibagi rata, di mana para eksekutor dan joki masing-masing mendapatkan bagian Rp3.000.000, sedangkan kurir pengangkut mendapatkan bagian terbesar senilai Rp8.000.000. Motif utama komplotan ini murni faktor ekonomi untuk menguasai harta benda korban demi mendapatkan uang secara instan.

Selain menahan tersangka TN, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario hitam bernopol AD 4752 WE sebagai kendaraan sarana kejahatan beserta satu set kunci T.

Atas perbuatannya, tersangka TN dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 Ayat (1) Huruf e dan g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP baru). Tersangka kini terancam hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun atau denda materiil maksimal kategori V.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Purworejo Gandeng FK UNEJ dan RSUD dr. Tjitrowardojo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

PURWOREJO — Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menembus batas fungsi keamanan dengan menghadirkan aksi kemanusiaan yang nyata. Bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Jember (FK UNEJ) dan RSUD dr. Tjitrowardojo, Polres Purworejo menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis.

Komitmen kolaborasi lintas sektor ini diresmikan melalui seremonial dan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung di Auditorium RSUD dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo, Jum’at (26/06/2026) sore.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, serta Dekan FK UNEJ Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE., Subsp.L.B.L.(K). Hadir pula sejumlah direktur rumah sakit daerah dan swasta, serta perwakilan SmileTrend.

Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar momentum refleksi internal Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Lebih dari itu, momen ini menjadi pemantik untuk memperkuat pengabdian sosial kepada masyarakat luas.

“Melalui tema ‘Menghadirkan Senyum untuk Masa Depan Yang Lebih Baik’, kami berharap setelah operasi dilakukan esok hari, para pasien bisa memiliki kesehatan fisik yang lebih prima, kemampuan berbicara dan tumbuh kembang yang lebih baik, serta kepercayaan diri yang meningkat di lingkungan masyarakat,” ujar AKBP Windy dalam sambutannya.

Windy memaparkan, total terdapat 17 pasien yang terjaring untuk mengikuti operasi ini. “Pada awalnya terdata 15 anak, namun sebulan lalu salah satu pasien meninggal dunia. Kemudian bertambah 3 pasien baru, yakni 2 dari Kabupaten Purworejo dan 1 dari Kabupaten Semarang,” tambahnya.

Langkah humanis Polres Purworejo ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Purworejo. Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh dan berkolaborasi dalam program-program kemanusiaan serupa di masa depan.

“Kami mengapresiasi Kapolres Purworejo dan jajarannya yang telah berinisiatif mengadakan kegiatan baksos mulia ini. Polres bukan hanya berfungsi kamtib saja, tapi juga sangat luas. Bahkan sebelumnya juga ikut melakukan tracing dan tracking TBC yang trennya sedang meningkat di Purworejo,” puji Wabup Dion Agasi.

Di sisi lain, Dekan FK UNEJ Dr. dr. Ulfa Elfiah menjelaskan bahwa kehadiran FK UNEJ dari Jember merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kampus, menurutnya, harus memberikan manfaat konkret bagi kesehatan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus membantu meringankan beban pemerintah.

“Kami ingin membantu pemerintah dalam menangani bibir sumbing, karena tentunya pihak pemerintah sudah banyak kesibukan yang harus diemban. Untuk itu kami hadir di sini,” jelas Dr. dr. Ulfa.

Guna memaksimalkan penanganan bedah plastik pada operasi kali ini, FK UNEJ juga memperluas jaringan kemitraan dengan menggandeng tim medis dari FK Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan RSU Gianyar Bali.

Gayung bersambut, RSUD dr. Tjitrowardojo melalui Wakil Direktur Bidang Pelayanan, dr. Dony Prihartanto, menyatakan kesiapan fasilitasnya untuk menyukseskan program ini karena sangat selaras dengan tugas pokok mereka di bidang pelayanan kesehatan.

Selain penandatanganan dokumen kerja sama, acara sore itu juga diwarnai dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada orang tua pasien. Berdasarkan jadwal, tindakan operasi steril akan mulai dilaksanakan pada Sabtu (27/06/2026) pagi pukul 06.00 WIB di ruang operasi RSUD dr. Tjitrowardojo.

Polres Purworejo Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Purworejo – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Purworejo menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama di Auditorium Tribrata Polres Purworejo, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang berlangsungtersebut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bhayangkari, serta perwakilan anggota Polres Purworejo.

Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H. diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Ir. Hadi Pranoto. Turut hadir Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, para pejabat utama Polres Purworejo, para kapolsek jajaran, tokoh lintas agama, serta sekitar 75 tamu undangan dari masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dinamis memerlukan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar tetap kondusif.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat antara Polres Purworejo dengan masyarakat serta para tokoh agama. Keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan anugerah yang harus dijaga dan dimanfaatkan untuk saling mengisi demi terciptanya kerukunan sebagai pondasi utama dalam pemeliharaan kamtibmas,” ujar Kapolres.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kapolres Purworejo. Selanjutnya, doa bersama dipanjatkan secara khidmat oleh perwakilan agama Hindu, Konghucu, Buddha, Katolik, Kristen, dan Islam sebagai wujud kebersamaan serta harapan untuk terciptanya keamanan dan kedamaian di Kabupaten Purworejo.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purworejo KH. Khabib Soleh, S.Pd.I., M.M. menyampaikan tausiah yang menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang dilandasi nilai-nilai ibadah.

Ia menyebutkan bahwa upaya pemeliharaan kamtibmas tidak hanya membutuhkan kerja nyata, tetapi juga doa dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kegiatan doa lintas agama menjadi bagian penting dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.

Selain doa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial Polres Purworejo. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat.

Melalui momentum tersebut, Polres Purworejo berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjaga dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Purworejo.

Kapolda Jateng Pimpin Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Tegal, Hampir Seribu Warga Nikmati Layanan Gratis

Polda Jateng-Kota Tegal | Kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui Puncak Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Selasa (23/6/2026). Puncak Bakti Kesehatan ini menjadi wujud nyata tema “Polri Untuk Masyarakat”, di mana kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Kegiatan yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis yang dimanfaatkan hampir seribu warga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., Wakapolda Jateng Brigjen Pol Dr. Latif Usman, pejabat utama Polda Jateng, Forkopimda Kota Tegal, serta berbagai organisasi profesi kesehatan.

Sebelum acara dimulai, Kapolda Jateng bersama Wamenkes RI meninjau sejumlah stan pelayanan kesehatan dan menyapa masyarakat yang sedang menjalani pemeriksaan. Suasana hangat terlihat ketika keduanya berdialog dengan tenaga kesehatan dan warga yang memanfaatkan layanan gratis.

Beragam layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari cek kesehatan gratis, skrining dan penyuluhan tuberkulosis, pemeriksaan laboratorium sederhana, pelayanan dokter spesialis, pemeriksaan gigi, fisioterapi, pelayanan ibu hamil, penanganan stunting, donor darah hingga khitan massal.

Berdasarkan data yang dihimpun Biddokkes Polda Jateng, sebanyak 975 warga mengikuti pengobatan umum dan program cek kesehatan gratis. Selain itu, 139 warga mendapatkan pelayanan spesialis penyakit dalam, 96 pasien menjalani pemeriksaan saraf, 865 warga mendapatkan obat-obatan gratis serta 54 balita memperoleh layanan penanganan stunting.

Tidak hanya layanan kesehatan, Polda Jateng juga menyalurkan 1.128 paket sembako serta memberikan bantuan alat bantu kesehatan berupa kursi roda dan alat bantu berjalan bagi warga yang membutuhkan.

Pada kesempatan tersebut, turut dideklarasikan gerakan Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru serta diluncurkan inovasi TOSS Presisi Berantas TB Paru Kota Tegal sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam percepatan eliminasi tuberkulosis.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polri dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Kami atas nama Kementerian Kesehatan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, atas pelaksanaan bakti kesehatan ini. Kehadiran Polri melalui pelayanan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, termasuk dalam percepatan eliminasi tuberkulosis dan pencegahan stunting.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan.

“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema ‘Polri Untuk Masyarakat’ kami wujudkan melalui pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harapan kami, sinergi yang telah terbangun bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat ini dapat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” ujar Kombes Pol Artanto.Polda Jateng-Kota Tegal | Kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui Puncak Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Selasa (23/6/2026). Puncak Bakti Kesehatan ini menjadi wujud nyata tema “Polri Untuk Masyarakat”, di mana kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Kegiatan yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis yang dimanfaatkan hampir seribu warga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., Wakapolda Jateng Brigjen Pol Dr. Latif Usman, pejabat utama Polda Jateng, Forkopimda Kota Tegal, serta berbagai organisasi profesi kesehatan.

Sebelum acara dimulai, Kapolda Jateng bersama Wamenkes RI meninjau sejumlah stan pelayanan kesehatan dan menyapa masyarakat yang sedang menjalani pemeriksaan. Suasana hangat terlihat ketika keduanya berdialog dengan tenaga kesehatan dan warga yang memanfaatkan layanan gratis.

Beragam layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari cek kesehatan gratis, skrining dan penyuluhan tuberkulosis, pemeriksaan laboratorium sederhana, pelayanan dokter spesialis, pemeriksaan gigi, fisioterapi, pelayanan ibu hamil, penanganan stunting, donor darah hingga khitan massal.

Berdasarkan data yang dihimpun Biddokkes Polda Jateng, sebanyak 975 warga mengikuti pengobatan umum dan program cek kesehatan gratis. Selain itu, 139 warga mendapatkan pelayanan spesialis penyakit dalam, 96 pasien menjalani pemeriksaan saraf, 865 warga mendapatkan obat-obatan gratis serta 54 balita memperoleh layanan penanganan stunting.

Tidak hanya layanan kesehatan, Polda Jateng juga menyalurkan 1.128 paket sembako serta memberikan bantuan alat bantu kesehatan berupa kursi roda dan alat bantu berjalan bagi warga yang membutuhkan.

Pada kesempatan tersebut, turut dideklarasikan gerakan Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru serta diluncurkan inovasi TOSS Presisi Berantas TB Paru Kota Tegal sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam percepatan eliminasi tuberkulosis.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polri dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Kami atas nama Kementerian Kesehatan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, atas pelaksanaan bakti kesehatan ini. Kehadiran Polri melalui pelayanan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, termasuk dalam percepatan eliminasi tuberkulosis dan pencegahan stunting.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan.

“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema ‘Polri Untuk Masyarakat’ kami wujudkan melalui pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harapan kami, sinergi yang telah terbangun bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat ini dapat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” ujar Kombes Pol Artanto.

Aksi Nyata Bhakti Sosial dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI, Polres Purworejo dengan Purworejo Automotive bersama Ki Lurah Offroaddalam giat resik-resik pantai hingga penanaman pohon Cemara Udang dan Lepas Tukik (anak penyu)

PURWOREJO,— Menjelang Hari jadi Polri ke-80, Polres Purworejo berkolaborasi dengan Purworejo Automotive bersama Ki Lurah Offroad (M. Harjanto) melaksanakan kegiatan bertajuk pelestarian lingkungan digelar di kawasan pesisir tepatnya di obyek wisata pantai dewaruci jatimalang Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Selain Komonitas Purworejo Automotive Polres Purworejo dan Ki Lurah Offroad juga menggandeng pemerintah daerah, unsur TNI, serta puluhan komunitas untuk melaksanakan aksi bakti sosial masif di Pantai Dewaruci, Jatimalang, Purworejo, pada Sabtu (20/06) pagi.

Aksi yang selaras dengan program pemerintah pusat—Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)—ini melibatkan tidak kurang dari 1.000 peserta. Mereka bergotong-royong melakukan korvei atau bersih-bersih pantai, penanaman pohon cemara laut (cemara udang), hingga pelepasan puluhan tukik (anak penyu) kembali ke habitat alaminya.

Kegiatan diawali sejak pukul 06.00 WIB dengan pelepasan rombongan konvoi secara tertib dari Pendopo Bupati Purworejo menuju lokasi pantai. Rombongan ini dilepas langsung oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H.

Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih kepada seluruh elemen yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam pesisir Purworejo.

“Kegiatan bersih-bersih pantai dan penanaman pohon pagi ini bukan sekadar aksi memungut sampah. Namun, ini adalah ajakan nyata untuk membangun budaya hidup bersih dan menjaga kelestarian lingkungan. Kawasan ini memiliki potensi besar bagi sektor pariwisata dan roda perekonomian di Kabupaten Purworejo,” ujar Yuli Hastuti di hadapan para peserta.

Senada dengan Bupati, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, yang diwakili oleh Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito, turut menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masif dari seluruh pihak. Kompol Nana juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan bersama selama acara berlangsung.

“Dalam perjalanan konvoi menuju Pantai Dewaruci, kami berpesan kepada seluruh peserta untuk tetap hati-hati, waspada, mematuhi aturan lalu lintas, serta menghormati pengguna jalan lainnya,” tegas Kompol Nana.

Sesampainya di lokasi, denyut nadi kepedulian lingkungan langsung terasa. Sebagai pembuka simbolis menjaga keseimbangan ekosistem, panitia melepaskan ratusan burung ke udara bebas. Setelah itu, ribuan peserta langsung menyisir garis pantai untuk mengumpulkan sampah. Hasilnya, sebanyak 249 kilogram sampah berhasil dievakuasi dari area pantai.

Aksi berlanjut dengan penanaman pohon cemara udang di pinggiran pantai. Penanaman vegetasi ini dinilai strategis karena berfungsi sebagai benteng alami pencegah abrasi akibat hantaman ombak, sekaligus pemecah angin laut (windbreaker) agar tidak langsung menerjang permukiman atau lahan pertanian produktif milik warga setempat. Suasana antusiasme juga memuncak saat puluhan tukik dilepas ke laut lepas, menandai komitmen pelestarian fauna dilindungi.

Inisiator kegiatan, M. Harjanto atau Ki Lurah Offroad, mengungkapkan bahwa gerakan ini merupakan bentuk sinergi konkret antara aparat penegak hukum dengan masyarakat sipil dan komunitas hobi.

“Kolaborasi bersih-bersih pantai ini merupakan kado dari kami, khususnya untuk Polres Purworejo dalam menyambut HUT Polri ke-80. Kegiatan ini tentunya linier dan tegak lurus dengan program Bapak Presiden dan Kapolri mengenai Gerakan Indonesia ASRI,” ungkap Ki Lurah Offroad.

Sinergi lintas sektoral ini terlihat dari hadirnya jajaran Kodim 0708/Purworejo, Brimob Kompi 4C Kutoarjo, Satpol PP, Dishub, Dinporapar, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kelautan, Perhutani Kedu Selatan, hingga lembaga penanggulangan bencana dan keuangan seperti BPBD, PLN Purworejo, Bank BPD, Bank BRI, PDAM, dan Pegadaian Purworejo.

Kekuatan acara ini kian solid berkat sokongan puluhan komunitas otomotif dan organisasi kemasyarakatan lokal. Mulai dari IOF Pengcab Purworejo, Member Senam Ceria Ki Lurah Off Road, Sahabat Jetstar Purworejo, TKSCI Toyota Kijang Super Indonesia, Great Corolla Club Purworejo, KIPROC, RJP, 2 Stroke Daddy’s, Gravitic Purworejo, 4WD Purworejo, Thunder Horse Motor Club Indonesia (THMC), PAWIRO, Sedulur Isuzu Panther Purworejo (SIPP), SKIN, Panther Mania Kedu, PATCO, Sono Indah, SOG, 2Stroke, Indolab, TDI Purworejo, AKRAB, Blazer Purworejo, Vespa Purworejo Lovers, TKCI, Purworejo Vespa Berirama, Rapi Purworejo, Komunitas Drone Fishing Pantai Selatan, hingga organisasi pencak silat PSHT.

Menutup rangkaian aksi lingkungan tersebut, kebersamaan para peserta dikunci dengan prosesi pemotongan tumpeng dan makan bersama. Tradisi ini menjadi simbol ungkapan syukur atas bertambahnya usia Korps Bhayangkara, sekaligus mempererat ruang silaturahmi agar Polri dan masyarakat sehingga Polri diharapkan dapat terus hadir, mengayomi, dan menyatu di hati masyarakat.

Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis

Polda Jateng – Kota Semarang | Perkembangan E-Sport dalam beberapa tahun terakhir telah menjadikannya sebagai salah satu cabang olahraga digital yang diminati generasi muda dan dipertandingkan di berbagai ajang nasional maupun internasional. Melalui Kapolda Jateng E-Sport Cup 2026 yang akan digelar pada 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Polda Jawa Tengah menghadirkan sebuah ajang yang tidak hanya menjunjung tinggi sportivitas kompetisi, namun juga menjadi ruang kreativitas, hiburan, edukasi, serta interaksi positif antara Polri dan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa selain menyaksikan pertandingan Mobile Legends: Bang Bang yang mempertemukan para juara tingkat kabupaten se-Jawa Tengah, masyarakat juga dapat menikmati berbagai aktivitas menarik yang telah dipersiapkan panitia untuk seluruh kalangan.

“Kapolda Jateng Cup 2026 kami kemas sebagai festival yang memadukan kompetisi, hiburan, edukasi, pelayanan sosial, dan interaksi masyarakat. Kami ingin setiap pengunjung yang hadir memperoleh pengalaman yang menyenangkan sekaligus melihat potensi besar generasi muda di bidang E-Sport dan ekonomi kreatif,” ujar Kombes Pol Artanto pada Selasa (16/6/2026).

Salah satu daya tarik utama adalah penampilan para Cosplayer yang akan membawakan karakter-karakter populer dari dunia Mobile Legends maupun anime dalam sesi cosplay dan coswalk yang dipadukan dengan hiburan musik dari Soulgroove Band, sehingga menambah semarak suasana festival.

Pengunjung juga berkesempatan mengikuti sesi Meet & Greet bersama figur-figur dari dunia E-Sport, termasuk perwakilan dari ONIC dan EVOS, yang menjadi kesempatan langka bagi para penggemar untuk berinteraksi langsung dengan para idola mereka.

Untuk menambah kemeriahan acara, panitia menghadirkan Food Festival yang menghadirkan beragam kuliner khas dan kekinian dari pelaku UMKM lokal. Kehadiran festival kuliner ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memberikan pengalaman rekreasi yang lebih lengkap bagi para pengunjung yang hadir bersama keluarga maupun komunitas.

Bagi para pecinta game daring, panitia juga menyiapkan Pojok Push Rank, sebuah area khusus yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk bermain dan meningkatkan peringkat (push rank) pada game Online. Menariknya, peserta yang mengikuti aktivitas ini berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik yang telah disiapkan panitia.

Tidak hanya berorientasi pada hiburan, Kapolda Jateng Cup 2026 juga menghadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis yang diselenggarakan oleh Biddokkes Polda Jateng. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis secara cuma-cuma sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.

Tak kalah menarik, panitia menggelar Social Media Challenge berupa lomba foto bagi seluruh pengunjung. Untuk mengikuti kompetisi ini, peserta cukup mengunggah momen terbaik selama acara di feed Instagram, mengikuti akun @esport_turnamen_kapolda_jateng, memastikan akun tidak dalam kondisi privat, menandai akun tersebut pada unggahan, serta menyertakan tagar #kapoldacupesporttournament, #poldajateng, dan #esport.

” Sejumlah foto terbaik dengan apresiasi tertinggi akan memperoleh hadiah dari panitia ” kata Kabid Humas

Selain itu, kemeriahan acara juga akan semakin terasa melalui pemilihan Best Supporter, di mana kreativitas, kekompakan, kostum, dan yel-yel para pendukung masing-masing kontingen akan dinilai untuk memperebutkan penghargaan sebagai suporter terbaik.
Panitia juga menyiapkan berbagai fun games dan kuis berhadiah yang dapat diikuti pengunjung di sela-sela pertandingan sehingga suasana acara semakin interaktif, meriah, dan menghibur.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Kapolda Jateng Cup 2026. Tidak hanya menyaksikan pertandingan para atlet terbaik Jawa Tengah, tetapi juga menikmati berbagai hiburan, festival kuliner, layanan kesehatan gratis, hingga aktivitas interaktif yang telah kami siapkan. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang sportif, inovatif, sehat, dan berprestasi,” tutup Kombes Pol Artanto.

Dukung Prestasi Generasi Digital, Polres Purworejo Siap Berlaga di Esport Kapolda Jateng Cup

Purworejo – Polres Purworejo akan mengirimkan dua tim untuk mengikuti ajang Esport Kapolda Jateng Cup 2026 yang akan diselenggarakan pada 20 Juni 2026 di Kabupaten Karanganyar. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap perkembangan olahraga elektronik (esport) yang semakin diminati generasi muda.

Dua tim yang mewakili Polres Purworejo terdiri dari 12 personel, dengan masing-masing tim diperkuat oleh lima atlet dan satu pelatih.

Tim pertama diperkuat oleh Yoga Satria Saputra, Yusuf Anwari, Muhamad Soleh, Raul Gonzales, dan Kharisma Huda. Tim ini akan didampingi pelatih Muhammad Jovelin Suharmanto.

Sementara tim kedua diperkuat oleh Ahmad Fauzi, Bagaskara Tinarwaca Haniefatmaja, Faiz Rizky Ramadhan, Moura Azizul Hakim, dan Satria Hasbi Maulana. Tim ini akan didampingi pelatih Wahyu Luluk Subiyakto. Selain itu, Mochammad Zidan dan Rizki Fauzi turut menjadi bagian dari kontingen Polres Purworejo dalam ajang tersebut.

Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada seluruh atlet serta pelatih yang akan bertanding membawa nama Polres Purworejo dalam kompetisi tingkat Polda Jawa Tengah tersebut.

Menurutnya, esport tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga wadah untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis, kerja sama tim, disiplin, dan sportivitas.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada para atlet dan pelatih yang akan mewakili Polres Purworejo pada Esport Kapolda Jateng Cup 2026. Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga sportivitas, serta mengharumkan nama Polres Purworejo. Raih prestasi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan semangat juang,” ujar Kapolres.

Kapolres berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal, menjaga kekompakan tim, dan menjadikan ajang tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan prestasi sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, Polres Purworejo optimistis kedua tim mampu memberikan penampilan terbaik dan bersaing secara kompetitif dalam ajang Esport Kapolda Jateng Cup 2026 di Karanganyar.

Bhayangkara Fun Run Polres Purworejo Sukses Digelar, Pelari Asal Semarang hingga Sulteng Raih Podium

PURWOREJO – Ribuan pelari dari berbagai daerah memadati jalanan protokol Kabupaten Purworejo dalam rangka memeriahkan Bhayangkara Fun Run Polres Purworejo, Minggu (14/06/2026) pagi. Agenda yang digelar untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 ini diikuti sedikitnya 2.800 peserta, baik dari kategori umum maupun pelajar.

Acara dilepas langsung oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., didampingi Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra tepat pukul 06.00 WIB dengan mengambil garis start di Jalan Proklamasi.

Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti memberikan apresiasi tinggi kepada Polres Purworejo, Komunitas Gravitic, serta seluruh pihak yang berkolaborasi menyukseskan acara ini. Ia menekankan bahwa esensi kegiatan ini melampaui sekadar olahraga fisik.

“Bhayangkara Fun Run ini bukan sekadar ajang olahraga untuk mencari keringat atau mengejar garis finish. Namun lebih dari itu, kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk semakin menguatkan sinergi kita bersama, menyatukan Polri dengan masyarakat, serta mewujudkan masyarakat Purworejo yang sehat, bugar, dan produktif,” ujar Yuli Hastuti.

Bupati juga mengucapkan selamat hari jadi kepada korps baju cokelat tersebut. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Purworejo, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada Polri, khususnya Polres Purworejo. Terima kasih atas dedikasi, sinergitas, dan pengabdian tanpa lelah dalam menjaga keamanan dan mengayomi masyarakat,” tambahnya.

Pantauan di lapangan, ribuan peserta tampak antusias menyusuri rute yang telah disiapkan, mulai dari Jalan Proklamasi, Mayjend Sutoyo, Dr. Setya Budi, Kapten Piere Tendean, Sarwo Edi, Dr. Mr. Wilopo, Sindurjan, Suryo Kusuman, kembali ke Mayjen Sutoyo, Ki Mangun Sarkoro, dan berakhir di Jalan Urip Sumoharjo. Untuk mengantisipasi kemacetan dan menjamin keamanan peserta, Polres Purworejo menerjunkan puluhan personel guna mengamankan arus lalu lintas di titik-titik rawan.

Persaingan sengit terjadi di lintasan lari. Pada kategori Umum Putri, Abbela Pratiwi dari Kabupaten Semarang keluar sebagai yang tercepat, disusul Zindi Aulia Permadani (Salatiga) di posisi kedua, dan Elmi Rahmiyati (Magelang) di posisi ketiga.

Sementara di kategori Umum Putra, podium pertama diraih oleh pelari lokal Muhamad Ar Daniswara dari Wadas Bener, diikuti Elisar Gameshi (Magelang) sebagai juara kedua, dan Firman Nofal dari Sulawesi Tenggara di peringkat ketiga.

Untuk kategori Pelajar Putri, juara pertama disabet oleh Ayoedya Java Ratu Adil dari Yogyakarta, disusul Zihan Putri Saraswati (Pekalongan) dan Atika Dwi Kusuma Putri (Salatiga). Di sektor Pelajar Putra, Rasya Ataya dari SMPN 1 Magelang sukses mengamankan posisi puncak, mengungguli Laksmana Lingga Mahardika dari SDN 1 Sindurjan di posisi kedua dan El Restu Langit Ramadhan dari SMPN 6 Purworejo di posisi ketiga.

Masing-masing pemenang berhak membawa pulang piagam penghargaan serta uang pembinaan kategori pelajar sebesar Rp1,5 juta untuk juara pertama, Rp1 juta untuk juara kedua, dan Rp900 ribu untuk juara ketiga. Sedangkan kategori umum mendapatkan sebesar Rp2 juta untuk juara pertama, Rp1,5 juta untuk juara kedua, dan Rp1 juta untuk juara ketiga.

Kemeriahan acara berlanjut pasca-lari dengan diadakannya senam Zumba bersama, panggung hiburan, serta pengundian doorprize. Keberuntungan berpihak pada Rubiyatun istri dari Serma Sugianto, anggota Koramil 01 Purworejo, yang berhasil membawa pulang hadiah utama berupa satu unit sepeda motor.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Purworejo, hari ini saya mendapatkan hadiah utama motor. Semoga di HUT Polri yang ke-80 ini, Polri selalu sukses dan maju terus untuk masyarakat,” ungkapnya dengan rona bahagia.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan tokoh daerah, di antaranya Ketua DPRD Purworejo Turnayo, S.Sos., Wakil Ketua DPRD Rudi Hartono, Plh. Sekda dr. Tolkha Amaruddin, Sp.THT., M.Kes., serta perwakilan Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri. Hadir pula pimpinan perbankan seperti Bank Jateng dan Bank BRI, Direktur Utama PT BPR Gunung Slamet Cilacap, Direktur PDAM, Ketua Penggerak PKK Raja Thifal Mazaya Izzati, S.IKom., Ki Lurah Offroad M. Hardjanto, hingga Ketua Polosoro Kabupaten Purworejo Suwarto, S.Sos.

Sebagai penutup rangkaian acara, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang dari masing-masing kategori, serta seluruh peserta yang beruntung mendapatkan hadiah.

“Kami mengucapkan selamat kepada para juara yang telah menunjukkan performa terbaik dan sportivitas tinggi hari ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh peserta yang berhasil membawa pulang doorprize maupun hadiah utama sepeda motor,” tutur AKBP Windy.

Pihaknya berharap, kemeriahan dan semangat kebersamaan yang tercipta dalam Bhayangkara Fun Run ini dapat terus membekas serta mempererat hubungan harmonis antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat Purworejo ke depan.

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026: Ajang Pembinaan Talenta Emas Gen Z

Polda Jateng-Kota Semarang | Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Jateng bersiap menggelar ajang bergengsi Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026. Kompetisi yang mempertandingkan cabang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) beregu 5 vs 5 ini dirancang sebagai wadah positif bagi generasi muda sekaligus sarana memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Dalam keterangannya Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa turnamen inimerupakan langkah strategis Polda Jateng dalam merangkul komunitas digital, menumbuhkan mentalitas juara, sportivitas serta semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

“Kami melihat di Jawa Tengah ini ada potensi luar biasa pada generasi muda di bidang E-Sport . Melalui Kapolda Jateng Cup 2026 ini, kami ingin menyaring talenta-talenta emas dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Dengan demikian minat dan bakat generasi muda terhadap gaming dapat berkembang menjadi prestasi yang positif, terarah dan dapat dibanggakan,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Jumat (12/6/2026).

Turnamen ini akan dibuka langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo pada Sabtu, 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe Convention Hall, Kabupaten Karanganyar. Berbeda dengan kompetisi umum, turnamen yang rencananya turut dihadiri oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir ini menerapkan sistem seleksi berjenjang yang sangat ketat. Sebagai tahapan menuju E-Sport Kapolri Cup 2026, seluruh tim yang berlaga merupakan para juara kompetisi E-Sport di tingkat Kabupaten yang sebelumnya telah di lakukan perlombaan oleh seluruh Polres di Polda Jateng.

“Dalam turnamen ini setiap Polres akan mengirimkan dua tim terbaik mereka, yang terdiri dari satu tim Kategori Umum dan satu tim Kategori Pelajar. Jadi, bisa dipastikan atmosfer kompetisi di De Tjolomadoe nanti akan sangat tinggi karena mempertemukan para jawara lokal se-Jawa Tengah,” jelas Kabid Humas.

Proses pendaftaran tim secara online dimulai tanggal 11 Juni hingga 15 Juni 2026 yang akan dikelola langsung oleh masing-masing Polres selaku manajer tim. Selanjutnya pada tanggal 19 Juni 2026 seluruh perwakilan tim dan pelatih akan mengikuti technical meeting sebelum bertanding.

Tak hanya menyajikan ketegangan untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 200 juta bagi Juara 1, 2, 3, dan Most Valuable Player (MVP), kompetisi MLBB Kapolda Jateng Cup 2026 juga dikemas modern sebagai festival kepemudaan. Acara ini akan dimeriahkan oleh Cosplay & Coswalk Competition, penampilan musik dari Soulgroove Band, sesi Meet & Greet atlet E-Sport Internasional, hingga edukasi literasi keuangan bagi anak muda yang didukung oleh IPOT.

” Setelah turnamen ini selesai, komitmen kami tidak berhenti. Melalui peran satker di masing-masing wilayah, para atlet muda ini akan terus dipetakan dan dibina agar menjadi jaringan pemuda yang positif, kreatif, dan cinta tanah air,” pungkas Kombes Pol Artanto.

Polda Jawa Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe. Kehadiran dan dukungan dari para penonton diharapkan menjadi motivasi tersendiri bagi generasi muda yang tengah berkompetisi menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Turnamen ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga tentang memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk tumbuh, berprestasi, dan menginspirasi. Karena itu, kami mengundang masyarakat untuk datang, memberikan dukungan, dan bersama-sama menyaksikan semangat sportivitas serta kreativitas generasi muda Jawa Tengah dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80,” tutup Kombes Pol Artanto.