Tongkat Komando Berganti, AKBP Windy Syafutra Siap Jaga Kamtibmas Purworejo

PURWOREJO – Genderang tradisi Pedang Pora menggema di halaman Mapolres Purworejo pada Selasa (13/1), menandai babak baru kepemimpinan kepolisian di wilayah tersebut. AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom. resmi menakhodai Polres Purworejo menggantikan AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si.

Pergantian jabatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kapolri tertanggal 15 Desember 2025. Prosesi serah terima jabatan (sertijab) sendiri telah dilaksanakan sebelumnya di Mapolda Jawa Tengah pada Senin (12/1), dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng.

AKBP Windy Syafutra, yang sebelumnya memiliki rekam jejak mumpuni sebagai Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur, kini memikul amanah besar di “Kota Pejuang”. Sementara itu, AKBP Andry Agustiano yang telah memimpin Polres Purworejo dengan dedikasi tinggi sejak 2024, kini mendapatkan promosi jabatan sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Jawa Tengah.

Rangkaian kegiatan di Mapolres Purworejo dimulai sejak pagi hari dengan prosesi penyambutan Kapolres baru. Suasana khidmat menyelimuti momen tersebut, yang kemudian dilanjutkan dengan apel Laporan Satuan (Lapsat). Dalam apel tersebut, AKBP Andry Agustiano memaparkan situasi wilayah dan progres kerja kepada kapolres baru guna memastikan kesinambungan program kerja Polri.

Di sela-sela sambutannya, AKBP Andry menyampaikan apresiasi mendalam serta permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya. Ia juga memohon doa restu kepada seluruh personel untuk mengemban tugas baru di Polda Jateng.

“Setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya. Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran anggota Polres Purworejo atas dedikasi dan kerja sama yang luar biasa selama saya menjabat. Tanpa bantuan rekan-rekan sekalian, tugas saya tidak akan berjalan maksimal,” ungkap AKBP Andry penuh haru.

Senada dengan itu, AKBP Windy Syafutra selaku pejabat baru memohon izin untuk bergabung dan meminta dukungan penuh dari seluruh personel dalam menjalankan amanah kedinasannya di Purworejo.

“Sebagai warga baru di Purworejo, saya mohon izin untuk bergabung dan melayani masyarakat di sini. Saya sadar bahwa tugas ke depan tidaklah mudah, maka saya memohon bantuan, dukungan, serta sinergitas dari seluruh personel dan masyarakat. Mari kita teruskan prestasi yang sudah ada dan tingkatkan pengabdian kita demi menjaga keamanan di Purworejo,” tegas AKBP Windy.

Pergantian ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk penyegaran serta pembinaan karier personel. Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian bagi masyarakat di wilayah hukum Purworejo.

Pimpin Sertijab, Kapolres Purworejo Ingatkan Anggota: Jaga Marwah Polri dengan Ketulusan

PURWOREJO – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) untuk posisi Kabag Ops dan Kapolsek Loano. Upacara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di halaman Mapolres Purworejo pada Selasa (06/01) pagi.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo serta pengurus Bhayangkari Cabang Purworejo.

Berdasarkan Keputusan Kapolda Jawa Tengah tanggal 18 Desember 2025, terjadi rotasi kepemimpinan di tubuh Polres Purworejo. Kompol Sarpan, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Loano, kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kabag Ops Polres Purworejo. Ia menggantikan Kompol Dr. Sutoyo, S.H., M.H. yang telah memasuki masa purna tugas (pensiun).

Sementara itu, posisi Kapolsek Loano kini diisi oleh Iptu Utomo yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagwatpers Bag SDM Polres Purworejo.

Dalam amanatnya, Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano menekankan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi demi penyegaran dan peningkatan kinerja. Ia mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks seiring kemajuan teknologi dan tingginya ekspektasi masyarakat.

“Kita dituntut untuk tidak hanya bekerja dengan kemampuan teknis, tetapi juga dengan hati dan nurani. Pangkat dan jabatan bukanlah ukuran keberhasilan sejati. Pangkat akan dilepas, jabatan akan berganti, tetapi sikap dan keteladanan akan selalu diingat oleh masyarakat,” ujar AKBP Andry dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Kapolres berpesan agar seluruh personel menjaga marwah institusi dengan kejujuran dan loyalitas. Menurutnya, kepemimpinan sejatinya adalah tentang kesediaan untuk melayani dan berkorban, bukan untuk dilayani.

“Mari kita jaga institusi ini dengan ketulusan. Jangan pernah lelah berbuat baik, meskipun sering kali pengabdian kita berjalan dalam sunyi,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat baru dan pelepasan pejabat lama dengan penuh rasa kekeluargaan.

Sentuhan Baru Setelah 50 Tahun, Bupati Purworejo Resmikan Renovasi Skala Besar TK Kemala Bhayangkari 83

PURWOREJO – Pendidikan anak usia dini di Kabupaten Purworejo terus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Hal ini dibuktikan dengan diresmikannya renovasi gedung sekolah TK Kemala Bhayangkari 83 Purworejo oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., pada Senin (05/01/2026) siang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, S.STP, M.M., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo, komite sekolah, serta paguyuban wali murid. Kehadiran berbagai elemen ini mempertegas komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Purworejo.

Peresmian yang berlangsung khidmat di lokasi sekolah tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita secara simbolis oleh Bupati. Renovasi total ini merupakan jawaban atas penantian panjang selama 50 tahun sejak berdirinya sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menegaskan bahwa renovasi ini adalah kontribusi nyata Pemkab Purworejo dalam menciptakan fondasi pendidikan yang kuat.

“Saya berharap melalui TK Kemala Bhayangkari 83 Purworejo dapat menjadi lingkungan belajar yang aman dan ramah bagi anak didik. Pemerintah daerah akan terus mendorong layanan pendidikan yang bermutu,” ujar Bupati.

Penantian Setengah Abad Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., mengungkapkan rasa haru dan bangganya. Ia menyebutkan bahwa baru di tahun 2025 inilah, sekolah ini bisa direnovasi dalam skala besar sejak pertama kali didirikan. Transformasi fisik sekolah ini berhasil terlaksana berkat bantuan dana hibah sebesar Rp650 juta dari Pemkab Purworejo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Tentunya kami mengungkapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Purworejo dan jajaran Pemkab yang telah membantu renovasi ini. Semoga dari tempat inilah dapat dicetak generasi muda yang cerdas akalnya, baik akhlaknya, dan kuat imannya,” kata AKBP Andry.

Pengerjaan renovasi sendiri dilakukan oleh kontraktor CV Winnila Karya yang memakan waktu selama tiga bulan, terhitung sejak 15 September hingga 15 Desember 2025. Perbaikan menyeluruh ini meliputi empat ruang kelas, gudang, ruang Posyandu, dapur, hingga aula yang kini tampil lebih representatif.

Kebahagiaan serupa juga disampaikan oleh Ketua YKB Cabang Purworejo, Ny. Akynta Andri Agustino. Menurutnya, gedung baru ini memberikan semangat baru bagi tenaga pendidik, wali murid dan anak-anak didik.

“Terima kasih Ibu Bupati. Dengan bantuan renovasi ini, kami pengurus YKB Cabang Purworejo, para guru, wali murid, dan murid-murid pastinya sangat senang,” ungkapnya.

Pastikan Mudik Nataru Aman, Polres Purworejo dan Jasa Raharja Gelar Cek Kesehatan di Terminal

PURWOREJO – Guna memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Purworejo menggelar aksi simpatik berupa pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan ini dipusatkan di Pos Pelayanan Terminal Type A Purworejo pada Senin (22/12) siang.

Langkah preventif ini merupakan hasil kolaborasi antara Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Purworejo bersama Jasa Raharja. Tidak hanya menyasar para penumpang, pemeriksaan ini juga diperuntukkan bagi pengemudi bus serta petugas gabungan TNI-Polri yang tengah berjaga mengamankan arus mudik dan balik.

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Dokkes IPTU Warsino, Amk., S.H., yang didampingi Kasi Humas AKP Ida Widaastuti, S.H., M.A.P., menjelaskan bahwa pengecekan ini krusial untuk menjamin kondisi fisik seluruh pihak yang terlibat di lapangan.

“Tujuan utama kami adalah menjamin kondisi kesehatan, baik itu petugas yang berjaga, masyarakat penumpang, maupun para pengemudi armada. Dengan kondisi kesehatan yang terpantau, kita dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kelelahan atau gangguan kesehatan mendadak,” ujar IPTU Warsino di sela-sela kegiatan.

Dalam pelayanan tersebut, tim medis memberikan berbagai fasilitas pemeriksaan, mulai dari pengecekan tensi darah, pemeriksaan kadar gula darah, hingga konsultasi kesehatan singkat. Selain pemeriksaan fisik, petugas juga membagikan obat-obatan ringan serta vitamin untuk menjaga imunitas tubuh di tengah padatnya aktivitas terminal.

Satu per satu pengemudi bus yang singgah di Terminal Type A tampak antusias mengikuti pemeriksaan. Langkah ini dinilai sangat membantu para sopir lintas provinsi yang seringkali mengabaikan kondisi fisik demi mengejar jadwal perjalanan.

Himbauan bagi Masyarakat dan Pengemudi
Di akhir kegiatan, Polres Purworejo turut menyampaikan beberapa pesan penting demi keselamatan bersama:

Bagi Pengemudi: Utamakan keselamatan di atas kecepatan. Segera beristirahat di Pos Pelayanan atau rest area terdekat jika merasa lelah atau mengantuk. Jangan memaksakan diri demi mengejar waktu.

Bagi Penumpang: Tetap waspada terhadap barang bawaan dan pastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit sebelum melakukan perjalanan jauh.

Patuhi Petugas: Selalu ikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas.

Dengan adanya sinergi antara pengecekan kesehatan dan kesadaran masyarakat, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah hukum Polres Purworejo dapat berjalan aman, sehat, dan kondusif.

Sinergi Tanpa Batas: Polres Purworejo dan Stakeholder Siap Jamin Keamanan Natal dan Tahun Baru

PURWOREJO – Guna memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, damai dan kondusif, Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Mapolres Purworejo pada Jumat (19/12) sore, sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana.

Apel gelar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., bersama Bupati Purworejo yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan, Agus Widiyanto, S.IP., M.Si. Semangat sinergi terlihat jelas dengan kehadiran jajaran Forkopimda dan stakeholder terkait, mulai dari jajaran Kodim 0708, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Subdenpom, Brimob, hingga PMI dan komunitas IOF Purworejo.

Fokus Pengamanan dan Antisipasi Tantangan
Dalam sambutannya, AKBP Andry Agustiano menekankan bahwa pengamanan tahun ini membutuhkan kewaspadaan ekstra. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, terdapat potensi pergerakan 119,5 juta orang secara nasional atau meningkat sekitar 7,97% dari tahun sebelumnya.

“Kenaikan mobilitas ini dibarengi dengan tantangan cuaca ekstrem dan potensi bencana alam akibat puncak musim hujan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan kita harus lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tegas Kapolres.

Selain fokus pada kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polres Purworejo juga memperketat pengawasan terhadap ancaman terorisme dan kejahatan konvensional. Langkah deteksi dini dan preventive strike menjadi prioritas utama untuk memastikan tidak ada gangguan sekecil apa pun saat masyarakat beribadah maupun merayakan malam pergantian tahun.

Sebaran Personel dan Pos Pengamanan Operasi Lilin Candi 2025 akan berlangsung selama 9 hari, terhitung mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Untuk mendukung operasi ini, sebanyak 558 personel Polres Purworejo diterjunkan ke titik-titik strategis.

Demi memberikan pelayanan maksimal, Polres Purworejo telah mendirikan 5 pos utama:
1 Pos Terpadu: Berlokasi di Alun-alun Kabupaten Purworejo.
2 Pos Pengamanan: Berada di Gereja Santa Perawan Maria dan Gereja Santo Yohanes Rosul.
2 Pos Pelayanan: Terletak di Stasiun Kutoarjo dan Terminal Tipe B Purworejo.

Kapolres juga menghimbau masyarakat yang hendak bepergian dalam waktu lama untuk memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan di kantor-kantor kepolisian terdekat guna menghindari tindak pencurian.

“Keberhasilan pengamanan Nataru adalah tanggung jawab bersama. Tingkatkan soliditas dan sinergisitas, karena itulah kunci utama kesuksesan operasi ini,” tutup AKBP Andry Agustiano.

Operasi Zebra Candi 2025 Berakhir: Polres Purworejo Catat Hampir 2.500 Pelanggar Ditindak, ETLE Jadi Ujung Tombak Penertiban

PURWOREJO – Pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025 yang digelar oleh Kepolisian Resor (Polres) Purworejo selama 14 hari, mulai dari 17 hingga 30 November 2025, telah resmi ditutup. Operasi yang bertujuan meningkatkan kepatuhan berlalu lintas di masyarakat ini mencatat angka penindakan yang signifikan dengan mengandalkan teknologi tilang elektronik.

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Lantas Polres Purworejo, AKP Arta Dwi Kusuma, S.T.K., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa selama operasi berlangsung, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purworejo berhasil mencatat total 2.448 penindakan tilang terhadap berbagai pelanggaran. Mayoritas penindakan ini dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar, tanpa ada kecelakaan lalu lintas yang menonjol,” jelas AKP Arta.

Kaposko Operasi Zebra Candi 2025, Iptu Gatot Hermawan, menambahkan rincian penindakan hukum (Gakkum) yang porsinya hanya 20% dari keseluruhan kegiatan operasi. Dalam porsi Gakkum ini, 95% penindakan adalah menggunakan ETLE dan 5% sisanya menggunakan tilang manual.

Secara rinci, Satlantas mencatat penindakan Tilang ETLE sebanyak 2.393, Tilang Manual 55, dan menerbitkan 1.145 Surat Teguran. Pelanggaran yang paling dominan adalah tidak mengenakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan pelanggaran terhadap rambu larangan (verboden).

Selain penindakan rutin, Iptu Gatot menyebut jajaran Satlantas juga melakukan penertiban khusus terhadap pelanggaran yang tidak terjangkau sistem elektronik, seperti aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong (tidak standar).

“Dari operasi balap liar dan knalpot brong di jalan Niten Banyuurip, kita berhasil mengamankan 12 unit kendaraan bermotor roda dua,” ungkap Kasat Lantas Polres Purworejo.

Operasi yang melibatkan kolaborasi lintas instansi seperti Dishub, Satpol PP, Damkar, Subdenpom, serta Satbrimob Polda Jateng ini juga mencatat 10 kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Namun, semua kejadian tersebut hanya mengakibatkan 20 korban luka ringan, dengan nihil korban luka berat maupun meninggal dunia.

“Melalui Operasi Zebra ini, kami berupaya menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) agar masyarakat Purworejo menjadi patuh dan taat aturan, sehingga dapat menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya,” jelas Kasat Lantas Polres Purworejo.

Menutup kegiatan ini, Kasat Lantas Polres Purworejo, AKP Arta, mengimbau masyarakat Purworejo untuk tidak mengendurkan kewaspadaan dan kepatuhan berlalu lintas meskipun Operasi Zebra telah usai, mengingat akan segera memasuki Operasi Lilin Candi 2025 (Natal dan Tahun Baru).

“Telah berakhirnya Ops Zebra yang sebentar lagi memasuki Ops Natal Candi 2025, mari tetap hati-hati dan patuhi aturan lalu lintas dalam perjalanan demi keselamatan kita bersama,” pungkas AKP Arta.

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2025: Polres Purworejo Kerahkan 48 Personel Jaring Delapan Prioritas Pelanggaran Lalin

PURWOREJO – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi “Zebra Candi-2025” di Halaman Mapolres Purworejo pada Senin (17/11) pagi. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si.

Kegiatan ini menandai dimulainya Operasi Zebra Candi 2025 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025, menjelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025.

Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi. Polres Purworejo mengerahkan sebanyak 48 personel dalam operasi kepolisian kewilayahan ini.

Apel gelar pasukan kali ini turut dihadiri perwakilan dari berbagai instansi lain, menunjukkan adanya sinergitas yang baik dalam menjaga Kamseltibcarlantas di Purworejo. Instansi yang hadir antara lain Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Subdenpom IV/2-2 Kabupaten Purworejo, serta Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jateng.

Operasi “Zebra Candi-2025” mengusung tema “Terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Ops “Lilin-2025”. Operasi ini merupakan upaya cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Purworejo Polda Jawa Tengah.

8 Pelanggaran Jadi Sasaran Prioritas
AKBP Andry Agustiano menekankan bahwa operasi ini merupakan jenis operasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) bidang lalu lintas dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dan represif yang humanis.

Sasaran prioritas penindakan dalam operasi kali ini mencakup delapan jenis pelanggaran utama yang berpotensi tinggi menimbulkan kecelakaan, yaitu: Menggunakan HP saat berkendara, Mengemudi di bawah umur, Berboncengan lebih dari satu (untuk sepeda motor), Tidak menggunakan Helm SNI, Tidak menggunakan safety belt (untuk mobil), Mabuk saat berkendara, Berkendara melawan arus dan Melebihi batas kecepatan.

Operasi ini ditargetkan dapat menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas beserta korban fatalitas, menurunkan angka pelanggaran, dan secara umum meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Diharapkan melalui pelaksanaan Operasi Zebra ini dapat memberikan dampak yang positif terhadap penurunan angka kecelakaan dan pelanggaran yang terjadi, serta mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar Kapolres.

Pelaksanaan operasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Polisi Lalu Lintas, sejalan dengan commander wish Kapolda Jateng agar polisi senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.

Aksi Sigap Kapolres Purworejo Turun Tangan Bersihkan Solar Tumpah Pasca-Kecelakaan Maut di Bener

PURWOREJO – Sebuah kecelakaan lalu lintas beruntun yang merenggut satu korban jiwa dan menyebabkan tiga orang luka-luka terjadi di jalur vital Purworejo–Magelang, tepatnya di depan Pasar Kalijambe, Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Insiden nahas ini terjadi pada Selasa (11/11) dini hari, sekitar pukul 04.45 WIB.

Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan, yakni Kendaraan Truk Hino Tronton Tangki berpelat nomor H-9861-OF, Kendaraan Suzuki Carry AA-1726-BA, dan Kendaraan Toyota Avanza AA-1484-DC.

Polres Purworejo Sigap Tangani Laka Maut
Mendengar kabar insiden tersebut, Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., bersama sejumlah anggota langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Kehadiran Kapolres di tengah-tengah masyarakat menunjukkan komitmen Polres Purworejo dalam penanganan cepat laka lantas.

Beberapa personel langsung olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), membantu dalam evakuasi korban, dan pengaturan arus lalu lintas yang sempat tersendat. Tak hanya itu, kolaborasi antara Polres Purworejo, TNI, Dishub, Damkar Purworejo, dan warga bergotong royong membersihkan tumpahan solar dari Truk Tangki yang dikhawatirkan membahayakan pengendara lain.

Kronologi dan Daftar Korban
Menurut penjelasan dari AKP Arta Dwi Kusuma, S.T.K., S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Purworejo, kecelakaan bermula saat Truk Hino Tronton Tangki H-9861-OF melaju dari Magelang menuju Purworejo dengan kecepatan sekitar 70 km/jam.

“Sesampai di lokasi, truk diduga lepas kendali ke kiri, kemudian oleng ke kanan dan menabrak dua mobil yang melaju beriringan di depannya, yaitu Toyota Avanza dan Suzuki Carry,” jelas AKP Arta.

Benturan keras tersebut membuat Truk Tangki terus mendorong Suzuki Carry, hingga akhirnya terguling dan menimpa mobil Suzuki Carry serta menghancurkan ruko pasar yang berada di kanan jalan. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Akibat kecelakaan tragis ini, satu orang penumpang Truk Tangki, SUTRISNO (45), warga Genuk, Kota Semarang, dinyatakan meninggal dunia.

Tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini sedang dalam perawatan medis:

LOKAS FERIYANTO (42), Pengemudi Truk Tangki (Semarang Utara), luka ringan, dirawat di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo.

MUHAMMAD ZAINUDDIN (34), Penumpang Truk Tangki (Sayung, Demak), luka ringan, dirawat di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo.

ARI AGUS SUSANTO (42), Pengemudi Suzuki Carry (Bandongan, Magelang), luka ringan, dirawat di RSI Loano Purworejo.

Imbauan Keselamatan dari Kapolres
Kapolres Purworejo menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan saat ini masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan oleh Unit Laka Lantas Polres Purworejo.

Menutup keterangannya, Kapolres Purworejo mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk selalu memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara dan mematuhi batas kecepatan serta rambu lalu lintas. Beliau menekankan pentingnya menjaga jarak aman dan memeriksa kelaikan kendaraan demi mencegah terulangnya kejadian serupa.

Semangat Hari Pahlawan: Polres Purworejo Beri Penghargaan Spektakuler untuk Prestasi Anggaran hingga Level Internasional!

PURWOREJO – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November dengan nuansa yang berbeda. Dalam momen sakral tersebut, Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si. memberikan penghargaan kepada sejumlah personel Polres dan masyarakat yang berprestasi luar biasa dalam mendukung program-program Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Upacara dan pemberian penghargaan ini dilangsungkan di halaman Mapolres Purworejo pada Senin (10/11) pagi. Pemberian apresiasi ini merupakan bentuk motivasi dan pengakuan institusi atas dedikasi serta prestasi yang telah diukir.

Apresiasi untuk Personel Terbaik dan Prestasi di Tingkat Nasional
Sejumlah personel yang menerima penghargaan antara lain:

Bripka Tito Dwi Anggoro, S.E., M.H., Bripka Cahya Pratama, S.H., dan Briptu Galuh Alfian Effendi, S.H. yang diakui sebagai Operator Terbaik dalam Capaian Indikator Kinerja Anggaran (IKPA) Semester I Tahun Anggaran 2025 di tingkat Jawa Tengah. Prestasi ini menunjukkan tata kelola anggaran Polres Purworejo yang efektif dan akuntabel.

Aipda Arief Setyadi Hartawan, S.H. yang terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk mengikuti Pelatihan Counterpart Identification Technique for Specific of Collation of Fingerprint di Jepang Tahun Anggaran 2025. Keberangkatan ini menjadi bukti peningkatan kualitas personel Polres Purworejo di kancah internasional.

Penghargaan untuk Penggerak Kreatif Masyarakat
Selain personel Polri, apresiasi juga diberikan kepada tenaga pendidik dan pelajar yang telah mengharumkan nama Purworejo. Mereka adalah Ns. Yessy Widyasari, S.KEP sebagai guru di SMK Kesehatan Purworejo, serta empat pelajarnya: Dewi Fatimah, Wahyu Aprilianingsing, Griselda Aufa Freya, dan Akhmad Khaqiqi Maulana.

Mereka dianugerahi penghargaan atas keberhasilan meraih Juara 1 Lomba Video Pendek Gerakan Pangan Murah Polri dalam Lomba Kreatif Polri. Keberhasilan ini menunjukkan sinergi positif antara institusi pendidikan dan Polri dalam menyebarkan informasi publik secara kreatif.

Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan Nasional
Dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan ini, Kapolres Purworejo juga menyerahkan bantuan sosial yang berfokus pada ketahanan pangan. Sebuah Traktor Yanmar diserahkan kepada perwakilan warga Desa Jrakah melalui Kepala Desa Jrakah, Bapak Supar.

“Bantuan traktor ini kami harapkan dapat mendukung secara langsung aktivitas para petani di Desa Jrakah. Ini merupakan upaya nyata Polri, khususnya Polres Purworejo, dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Bapak Presiden RI,” ujar AKBP Andry Agustiano dalam sambutannya.

Kapolres menambahkan bahwa semangat Hari Pahlawan harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya dengan mendukung produktivitas petani lokal.

Dukung Program MBG, Polres Purworejo Dirikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Kepolisian Resor Purworejo, melalui dedikasi dan komitmen, turut serta aktif dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG dari pemerintah. Wujud nyata dukungan ini terimplementasi melalui pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambakrejo Polres Purworejo.

Pembangunan dan operasional SPPG ini berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Purworejo, sebuah organisasi yang memiliki peran sentral dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan Polri. Di pucuk pimpinan, inisiatif mulia ini diketuai oleh Ny. Akynta Andry Agustiano.

Di SPPG Tambakrejo, Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dan terperinci menjadi prioritas utama. Mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga pengemasan, setiap tahapan sangat mengedepankan kehigienisan demi memastikan seluruh makanan aman dan layak dikonsumsi oleh para siswa penerima manfaat. Bahkan, sebagai bagian dari komitmen terhadap mutu, dalam proses memasak, SPPG ini menggunakan air galon sesuai petunjuk dari pusat.

Komitmen Polres Purworejo tidak berhenti pada produksi. Keamanan dan kualitas penyaluran juga menjadi perhatian serius. Setiap proses distribusi ke sekolah-sekolah penerima manfaat dilaksanakan dengan pengawalan ketat oleh personel Polres Purworejo. Selain itu, pengawasan di lokasi sekolah penerima juga melibatkan kehadiran personel Polri, menjamin mutu dan keamanan makanan sampai di tangan siswa.

Program ini menjangkau wilayah yang luas. SPPG Polres Purworejo bangga melayani tiga puluh empat (34) sekolah di Purworejo, dengan total penerima manfaat mencapai dua ribu sembilan ratus (2.900) siswa. Ini adalah sumbangsih nyata dalam pembentukan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan bergizi.