Polres Purworejo Ungkap Kasus Pencurian Modus Pecah Kaca, Tersangka Residivis Dibekuk di Kulon Progo

Purworejo – Satuan Reserse Kriminal Polres Purworejo berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) menggunakan modus pecah kaca mobil. Tersangka berinisial PS alias I (43), warga Desa Sendangagung, Kabupaten Sleman, yang merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan, ditangkap di wilayah Kulon Progo pada Jumat (9/7/2025).

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Reskrim AKP Catur Agus Yudo P., S.H., M.H., dan Kasi Humas AKP Ida Widaastuti, S.H., M.A.P., saat konferensi pers pada Jumat (8/8/2025) menjelaskan, kejadian pencurian terjadi pada Selasa (17/6/2025) sekitar pukul 01.00 WIB di area parkir PT Makanan Lezat Minggu Indonesia, Jalan Ringroad Utara, Desa Lugosobo, Kecamatan Gebang, Purworejo.

“korban berinisial NSN mengalami kerugian berupa satu unit laptop Lenovo senilai Rp7.800.000, uang tunai Rp5.000.000, serta kerusakan kaca mobil Toyota Avanza miliknya” jelas Kapolres.

Tambahnya, Tersangka melakukan aksinya dengan memecahkan kaca mobil menggunakan butiran pecahan busi, lalu mengambil barang berharga di dalam kendaraan.

Selain di Purworejo, tersangka juga terlibat dalam kasus serupa di beberapa lokasi lain, di antaranya di Desa Pakisrejo, Kecamatan Banyuurip, dengan hasil curian berupa dompet berisi dokumen penting dan uang tunai Rp600.000, serta di depan Kantor Radio Fortuna, Desa Pacor, Kecamatan Kutoarjo, dengan kerugian perhiasan emas seberat 15,8 gram dan sejumlah pakaian senilai total Rp13.800.000.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sepeda motor Honda Vario 110 cc, pecahan busi, golok panjang 40 cm, helm, jaket, celana panjang, sarung tangan, tas, dan sandal.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Polres Purworejo Gelar Panen Raya dan Penanaman Jagung di Desa Jrakah, Kecamatan Bayan

Purworejo – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Polres Purworejo melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung di Desa Jrakah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, pada Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini turut memperkuat sinergitas antara aparat kepolisian dengan masyarakat petani.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., Kapolsek Bayan AKP Tulus Priyanto, S.H., Danramil Bayan Kapten Inf Budi Arifianto, Camat Bayan Cahyono Hadi Saputro, Koordinator PPL Bayan Nursilahturahmi, Kepala Desa Jrakah Supar, serta Ketua Gapoktan Giat Mandiri Munir.

Sebanyak 1 hektar lahan jagung yang ditanami bibit jenis Bisi 235 dipanen secara simbolis oleh Kapolres Purworejo bersama unsur Forkompincam Bayan. Selanjutnya, proses panen dilanjutkan oleh para petani dari Desa Jrakah. Bibit Bisi 235 dipilih karena memiliki ketahanan terhadap serangan penyakit bule yang kerap menyerang tanaman jagung di wilayah tersebut.

Selain melakukan panen, Kapolres Purworejo juga turut menanam jagung di lahan seluas 2 hektar menggunakan bibit jenis Pioner P 27, sebagai bentuk keberlanjutan program ketahanan pangan Polri.

Dalam keterangannya, AKBP Andy Agustiano menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Polres Purworejo dalam mendukung program pemerintah dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Polri tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir mendukung kesejahteraan masyarakat. Melalui program ketahanan pangan ini, kami ingin memastikan bahwa sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat terus berjalan. Kami harap kegiatan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi para petani dan menjadi inspirasi di wilayah lainnya,” ungkap Kapolres.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata keterlibatan Polri dalam mendorong Indonesia sebagai lumbung pangan dunia serta membangun kemandirian pangan di tingkat lokal.

Polres Purworejo Gelar Rakor Lintas Sektoral, Bahas Penanggulangan Konflik Sosial

Purworejo – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Purworejo menggelar rapat koordinasi lintas sektoral terkait penanggulangan konflik kelompok masyarakat, bertempat di Auditorium Tribrata Polres Purworejo, Senin (04/08/2025).

Rakor dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Kasdim 0708 Purworejo Mayor Inf Rokhyani, Kasat Pol PP dan Damkar Purworejo Budi Wibowo, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Habib Sholeh.

Dalam sambutannya, Kapolres Purworejo menyampaikan bahwa rakor ini merupakan bagian dari upaya mitigasi, inisiasi, dan antisipasi terhadap potensi konflik sosial yang masih belum terselesaikan di wilayah Kabupaten Purworejo.

“Rakor ini merupakan langkah nyata sinergitas antara Polres Purworejo bersama instansi terkait untuk meminimalisir dan mencegah terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat,” ujar AKBP Andry Agustiano.

Ia menambahkan, penanganan konflik harus dilakukan secara terpadu, kolaboratif, dan mengedepankan pendekatan humanis. Untuk itu, peningkatan komunikasi dan sinergi antar instansi menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Selain peran aparat keamanan dan pemerintahan, Kapolres juga menekankan pentingnya kontribusi tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dalam menciptakan harmoni sosial dan memperkuat toleransi di Kabupaten Purworejo.

Melalui rakor ini, diharapkan muncul kesepahaman dan komitmen bersama untuk mencegah potensi konflik serta menjaga ketertiban dan kedamaian di tengah kehidupan masyarakat.

Ribuan Peserta Meriahkan Bhayangkara Fun Run 2025 di Alun-Alun Purworejo

Purworejo – Suasana Alun-Alun Kabupaten Purworejo dipenuhi semangat dan keceriaan, Sabtu pagi (2/8/2025), saat ribuan peserta mengikuti Bhayangkara Fun Run 2025. Kegiatan dimulai sejak pukul 05.40 WIB dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si bersama unsur Forkopimda Kabupaten Purworejo turut hadir memeriahkan acara yang dipadati peserta dari berbagai kalangan ini. Pelepasan peserta secara resmi dilakukan oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, S.H., yang memberikan semangat kepada seluruh pelari.

Bhayangkara Fun Run kali ini diikuti oleh 2400 peserta dari berbagai kategori. Rute lomba dibagi menjadi dua jarak, yakni 7 kilometer untuk masyarakat umum dan pelajar SMA, serta 5 kilometer khusus untuk anak-anak SD dan SMP. Titik start dan finis terpusat di kawasan Alun-Alun Purworejo.

Tak hanya memperebutkan gelar juara, para peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai doorprize menarik yang dibagikan langsung oleh panitia. Beragam hiburan turut memeriahkan acara, menciptakan suasana penuh keakraban dan kegembiraan antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga bentuk nyata sinergi dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Melalui Fun Run ini, kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hidup sehat, mempererat persaudaraan, serta memperkuat kemitraan yang positif antara kepolisian dengan masyarakat.

‘ Semoga kegiatan Bhayangkara Fun Run 2025 ini dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi kesehatan fisik kita, tetapi juga bagi kesehatan sosial dan emosional masyarakat Purworejo. Mari kita jadikan momentum Hari Bhayangkara ini sebagai pemacu semangat untuk terus bekerja bersama, menjaga Purworejo tetap aman, damai, dan sejahtera ‘ , kata Kapolres Purworejo.

Untuk juara kategori umum putra, juara 1 Muhamad Ar Daniswara, juara 2 Febi Rizal, Juara 3 Fadil Aulia Mufti, Juara 4 Samban dan juara 5 Andi Fajrur dan untuk Umum Putri Juara 1 Indah yuniarti, juara 2 inarotul Carifah, juara 3 Alfian Bila, juara 4 Waliyanti. Juara 5 Hani Aida Syalsabila.

Untuk kelas SMP putra Juara 1 Rasya, Juara 2 Raka, Juara 3 Haidar, juara 4 muhamad Fahri, juara 5 Rafa dan untuk Putri juara 1 Debby, juara 2 najwa, juara 3 Dorothea, juara 4 Rara, Juara 5 Nurfina.

Sementara untuk kategori SD Putri juara 1 Azelea khaliqadzahin, juara 2 akhilla Putri d, Juara 3 lintang naraya, juara 4 Davina Adiya, juara 5 Aya Gendis, untuk putra Juara 1 Fadil Akmal, juara 2 Muhamad Haidar, juara 3 rivaldo Adi, Juara 4 Abimanyu Gibran, juara 5 Rifat Jasmi

Polres Purworejo Catat 1.841 Penindakan Selama Operasi Patuh Candi 2025

Purworejo – Polres Purworejo telah menyelesaikan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., melalui Kabag Ops Polres Purworejo Kompol Sutoyo, S.H., M.H., menyampaikan hasil operasi kepada media.

“Selama pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025, jajaran Polres Purworejo mencatat 583 teguran, 529 tilang manual, serta 729 pelanggaran terekam melalui sistem ETLE, dengan total sebanyak 1.841 penindakan terhadap pelanggar lalu lintas,” jelas Kompol Sutoyo.

Dalam kurun waktu tersebut, juga tercatat sebanyak 10 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Purworejo. Dari jumlah tersebut, terdapat 11 orang mengalami luka ringan, 1 orang luka berat.

Pelanggaran masih didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara di bawah umur, serta penggunaan ponsel saat berkendara. Sementara itu, sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) semakin efektif dalam menindak pelanggaran tanpa harus menghentikan pengendara di tempat.

“Operasi ini tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga edukatif dan preventif. Kami berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan bisa terus ditekan,” ujarnya.

Polres Purworejo berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan penegakan hukum secara berkelanjutan demi menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah Kabupaten Purworejo.

Polres Purworejo Dukung Ketahanan Pangan, Ikuti Panen Raya dan Tanam Jagung di Dukuhdungus

Purworejo — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Purworejo turut ambil bagian dalam kegiatan Panen Raya Padi dan Penanaman Jagung yang digelar di area persawahan Simacan, Desa Dukuhdungus, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, pada Kamis (24/07/2025) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumberraharjo dan Pemerintah Desa Dukuhdungus, dengan penanggung jawab Kepala Desa Dazki Rohmad.

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si. diwakili oleh Kabag SDM Kompol Markotib, S.H., M.A.P., yang hadir dalam kegiatan tersebut bersama unsur Forkopimcam dan Forkopimda.

Turut hadir dalam kegiatan antara lain:

  • Komandan Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Imam Purwoko, S.E., M.H.I.
  • Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Din. PKPP) Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, ST
  • Perwakilan Dinas DP3AMD, Hakim, S.S.
  • Kepala Gudang Bulog Purworejo, Erdiyanto
  • Pasi Ter Kodim 0708/Purworejo, Kapten Inf Jarot S.
  • Camat Grabag, Eko Setyo Husodo, S.STP., M.M.
  • Danramil Grabag, Kapten Cpm Sutiyono
  • Kapolsek Grabag, AKP Diyah Ayu Ida N., S.H.
  • PPL Kecamatan Grabag, Nurman Saefudin, S.P.T.
  • Ketua Gapoktan Ngudi Tani, Panut Hartono
  • Serta perwakilan kepala desa se-Kecamatan Grabag, anggota Koramil 07/Grabag, dan anggota Polsek Grabag.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan produksi pangan lokal, tetapi juga wujud sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan wilayah.

Kompol Markotib dalam sambutannya menyampaikan bahwa Polres Purworejo berkomitmen mendukung penuh program strategis nasional, termasuk ketahanan pangan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat pedesaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI-Polri tidak hanya hadir dalam bidang keamanan, tetapi juga aktif berkontribusi untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan kegiatan panen dan tanam ini dapat menjadi langkah nyata menuju kemandirian pangan di Kabupaten Purworejo.

Polres Purworejo Tanam Jagung Serentak di Lahan 22.534 m², Wujud Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Purworejo – Polres Purworejo menggelar kegiatan penanaman jagung secara serentak pada kuartal III tahun 2025 sebagai bagian dari program nasional Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si. ini berlangsung pada Rabu (09/07/2025) sore dan dipusatkan di lahan seluas 5.000 meter persegi di Desa Patutrejo, Kecamatan Grabag.

Tidak hanya terfokus di satu titik, kegiatan tanam jagung juga dilaksanakan serentak di wilayah jajaran Polsek se-Kabupaten Purworejo dengan total luas mencapai 22.534 meter persegi. Program ini menjadi bukti nyata keterlibatan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sinergi lintas sektor.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., Kasdim Mayor Inf Rokhyani, Camat Grabag Eko Setyo Husodo, S.STP., M.M., Danramil Grabag Kapt. CPM Sutiyono, Kapolsek Grabag AKP Diyah Ayu Ida N., S.H., Kepala BPS Budi Parwoto, Kepala Bulog Erdiyanto, serta perwakilan DKPP, Perhutani, BPP, dan kepala desa dari 10 wilayah di kawasan Urut Sewu.

Penanaman jagung ini menggunakan bibit unggul varietas Bisi 2 hasil kerja sama dengan Kelompok Tani Patutrejo. Budidaya dijadwalkan berlangsung selama 90 hari dengan hasil panen yang akan diolah menjadi pakan ternak dan sebagian disalurkan ke Perum Bulog sebagai cadangan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan dukungan seluruh pihak dalam menyukseskan program tersebut.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi nyata seperti ini,” tambah Kapolres.

Senada dengan itu, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H. turut memberikan dukungan penuh terhadap program tanam jagung serentak ini. Menurutnya, peningkatan produksi jagung sangat strategis karena berkontribusi langsung terhadap kebutuhan gizi masyarakat dan bahan baku industri, serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Salah satu perwakilan petani, Basuki dari Kelompok Tani Patutrejo, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Polres Purworejo terhadap sektor pertanian di wilayahnya. Keberadaan Bhabinkamtibmas Desa Patutrejo Aipda Lilik Kriwahyudi, S.H. yang aktif membina kelompok tani juga mendapat apresiasi dari masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam penguatan ketahanan pangan lokal dan nasional, serta menjadi langkah konkret menuju kesejahteraan masyarakat Purworejo.

Polres Purworejo Tanam Jagung di Kalimiru, Dorong Ketahanan Pangan dan Tarik Minat Petani Muda

Purworejo – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia khususnya di bidang ketahanan pangan, Polres Purworejo melaksanakan kegiatan penanaman jagung di Desa Kalimiru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo pada Rabu pagi (2/7/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polres Purworejo, Kodim 0708 Purworejo, dan Pemerintah Desa Kalimiru. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo, Forkopimcam Bayan, tokoh masyarakat Ki Lurah Off Road Hardjanto, K.H. Muhammad Abdul Haq Assaubary, PJU Polres Purworejo, Kepala Desa Kalimiru Agung Yuli Priatmoko, Gapoktan Sidomaju Kalimiru, serta warga masyarakat setempat.

Kegiatan diawali dengan panen padi di lahan seluas 3 hektare yang dipimpin oleh Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf. Imam Purwoko, S.E., M.H.I. Selanjutnya, lahan bekas panen tersebut diolah dan ditanami jagung di bawah arahan langsung Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si.

Dalam sambutannya, Kapolres Andry menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperluas lahan pertanian produktif di tengah dinamika ekonomi dan iklim yang tidak menentu.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian kami, baik dari unsur TNI, Polri, maupun pemerintah desa, dalam mendukung program nasional serta memperkuat kemandirian pangan masyarakat,” ujar Kapolres.

Rencana penanaman jagung akan dilakukan di lahan seluas 10 hektare menggunakan bibit unggul Pioner P27. Kegiatan ini juga melibatkan Gapoktan Sidomaju Kalimiru dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Kepala Desa Kalimiru, Agung Yuli Priatmoko, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh Polres dan Kodim 0708 Purworejo.

Kapolres Puworejo berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi petani muda karena telah memanfaatkan teknologi modern dalam proses pertanian.

Menariknya, dalam proses penanaman hingga panen nanti, petani akan menggunakan alat-alat modern seperti drone untuk penyemprotan pestisida, traktor untuk mengolah tanah, serta treaser untuk memanen. Dengan masa tanam hingga panen sekitar 110 hari, diharapkan hasil panen jagung ke depan dapat mendukung stok pangan lokal dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Polres Purworejo Tegaskan Komitmen untuk Terus Hadir dan Melayani Masyarakat

Purworejo – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Purworejo menggelar upacara secara khidmat di halaman Mapolres Purworejo pada Selasa pagi (1/7). Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo, para pejabat utama Polres, serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Tahun ini, Hari Bhayangkara mengangkat tema “Polri Untuk Masyarakat” yang mencerminkan tekad kuat Polri dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam amanatnya, Kapolres Purworejo menegaskan komitmen Polres untuk terus hadir sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.


“Sebagai institusi negara, kami berkomitmen mendukung penuh program Asta Cita Pemerintah, termasuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” tegasnya.

Tak hanya itu, Kapolres juga menyoroti pentingnya pemberantasan kejahatan yang menjadi perhatian publik, seperti peredaran narkoba, judi online, dan aksi premanisme. Polres Purworejo, katanya, akan terus konsisten melakukan penegakan hukum secara profesional dan humanis.

Menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini, Polres Purworejo telah menggelar serangkaian kegiatan sosial, mulai dari pengobatan mata gratis, lomba konten kreatif dan pelayanan cepat 110, hingga bantuan sosial ke masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, penghormatan kepada para pahlawan dilakukan melalui ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, serta anjangsana ke para sesepuh dan tokoh Polri.

Sebagai penutup rangkaian upacara, dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada personel Polri dan warga masyarakat yang telah menunjukkan prestasi luar biasa dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian.

Beberapa penghargaan yang diberikan antara lain:

  • AKP Untung Ariyono, S.H., M.H. dan tim, Juara 1 konten video terbaik Operasi Ketupat Candi 2025.
  • Aiptu Fajar Budoyo, Juara 1 tingkat Polda sebagai Bhabinkamtibmas yang aktif berdakwah di masyarakat.
  • Bripka Ulung Pribadi, S.H., M.H., Juara 1 perencanaan SOP Polri tingkat Polda.
  • Triyanto, tokoh masyarakat Bagelen yang dinilai aktif mendukung tugas Polri.

Untuk lomba kebersihan Polsek, peringkat pertama diraih oleh AKP Santoso (Kapolsek Kemiri), diikuti AKP Dyah Ayu Ida Nursanti (Kapolsek Grabag) dan AKP Budi Prianto (Kapolsek Bener).

Dalam kategori Safety Riding, para pelajar berprestasi juga mendapat penghargaan:

  • Juara 1: Rizal Setiawan (SMK YPT Purworejo)
  • Juara 2: Satrio Kukuh (SMK TKM Purworejo)
  • Juara 3: Akbar Lingga (SMKN 8 Purworejo)

Sedangkan untuk Safety Driving, penghargaan diberikan kepada para pengemudi layanan publik:

  • Juara 1: Purwanto (Puskesmas Kemiri)
  • Juara 2: Trianto (Puskesmas Purworejo)
  • Juara 3: Yuli Haryono (PMI Purworejo)

Kategori Pekarangan Pangan Bergizi dan Satkamling Terbaik juga turut menyemarakkan peringatan:

  • Juara 1 Pekarangan Pangan: Rohadi (Kades Blendung)
  • Juara 1 Satkamling: Dwi Untung Suprapto (Kades Pakem, Gebang)

Menambah semangat kreativitas, Polres Purworejo juga meluncurkan film pendek berjudul “TARGET”, yang mengangkat prosedur penangkapan pelaku kejahatan. Film ini bisa disaksikan oleh masyarakat luas melalui kanal YouTube resmi Polres Purworejo.

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-79, Polres Purworejo menegaskan kembali tekadnya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang prima, menjaga keamanan, dan terus bersinergi dalam mewujudkan Indonesia yang aman, tertib, dan sejahtera.

Menjelang Hari Bhayangkara ke-79, 75 Personel Polres Purworejo Naik Pangkat — Kapolres: Kenaikan Ini Adalah Amanah

Purworejo — Dalam suasana penuh khidmat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Purworejo melaksanakan Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat periode 1 Juli 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., dan digelar di halaman Mapolres Purworejo pada Senin (30/06) pagi.

Upacara diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Polres Purworejo, para Kapolsek jajaran, Bhayangkari baik pengurus maupun istri dari personel yang naik pangkat, serta seluruh anggota Polres Purworejo. Sebanyak 75 personel menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam momen istimewa tersebut.

“Selamat kepada 75 personel yang hari ini mendapatkan kenaikan pangkat. Ini adalah buah dari dedikasi, loyalitas, dan kerja keras kalian,” ucap Kapolres dalam amanatnya.

Dari total 75 personel yang naik pangkat, dua di antaranya adalah Perwira Menengah (Pamen), yakni AKP Markotib, S.H., M.A.P. (Kabag SDM), naik menjadi Komisaris Polisi (Kompol) dan AKP Bagus Gito Kusumo Widodo (Kasubbagkerma Bagops), juga naik menjadi Kompol.

Sementara itu, kenaikan pangkat lainnya meliputi:
Dari AIPTU ke IPDA: 2 personel
Dari AIPDA ke AIPTU: 15 personel
Dari BRIPKA ke AIPDA: 48 personel
Dari BRIGADIR ke BRIPKA: 1 personel
Dari BRIPTU ke BRIGADIR: 2 personel
Dari BRIPDA ke BRIPTU: 5 personel

Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, melainkan juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar.

“Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban. Tunjukkan bahwa kalian memang layak mendapat kepercayaan ini dengan terus menjaga integritas, disiplin, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pesan AKBP Andry.

Ia juga mengingatkan pentingnya soliditas dan sinergitas, baik di internal Polri maupun dengan masyarakat, dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Purworejo.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para Bhayangkari dan keluarga atas doa serta dukungan yang telah menjadi pendorong utama bagi para personel dalam melaksanakan tugas.

Usai upacara, para personel yang naik pangkat menerima ucapan selamat dari rekan-rekannya dan melaksanakan sujud syukur sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Semangat baru dengan pangkat baru diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polres Purworejo untuk terus mengabdi dengan penuh profesionalisme dan keikhlasan, demi terciptanya pelayanan yang optimal kepada masyarakat.